SuaraBogor.id - Pendakwah Ustaz Yahya Waloni kini kembali menjadi perbincangan. Sebab, baru-baru ini ceramahnya menyindir agama Kristen dan membandingkannya dengan agama Islam.
Ungkapan Ustaz Yahya Waloni itu disampaikan dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube An-Najah TV.
Dalam video itu, Ustaz Yahya Waloni bandingkan Kristen dan Islam.
Dilansir dari Terkini.id -jaringan Suara.com. Mulanya, Yahya mengaku bahwa ia telah mempelajari Al-Qur'an selama delapan tahun sebelum memutuskan untuk menjadi seorang mualaf.
Yahya juga menjelaskan bahwasanya ia memeluk agama Islam karena keinginannya sendiri tanpa dibujuk oleh siapa pun.
"Saya sudah pelajari Al-Qur'an selama delapan tahun baru saya masuk Islam. Bukan terpengaruh karena orang Islam yang bujuk, gak ada," tutur Yahya Waloni.
Menurut Yahya, dalam Islam sendiri tidak ada yang namanya Indomisasi ataupun Islamisasi.
Ia lantas membandingkan dengan menyebut "sebelah sana" terkait adanya program Indomisasi, kristenisasi, atau pemurtadan yang menurutnya merupakan pendangkalan akidah.
"Di Islam ini gak ada Indomisasi, Islamisasi. Gak ada. Gak ada itu, sorry," ujarnya.
Baca Juga: Raker Kemenag, Gus Yaqut Minta Doa Acara Kemenag Diisi Semua Agama
"Beda dengan sebelah sana. Program indomisasi, kristenisasi, permurtadan pendangkalan akidah, allahu akbar!"
Setelah itu, Yahya Waloni kemudian menyampaikan bahwasanya orang-orang yang masuk agama Islam merupakan orang-orang yang hebat.
Hal itu karena menurutnya, orang-orang yang masuk Islam memiliki intelektualitas di atas rata-rata.
"Orang-orang yang masuk Islam itu orang-orang yang hebat. Intelektualitas mereka itu di atas rata rata," pungkas Yahya Waloni.
Berita Terkait
-
Roberto Carlos: Saya Sangat menghormati Islam
-
Siapa Souhaila Tahiri? Sosok Perempuan Muslim Jadi Asal Usul Isu Roberto Carlos Masuk Islam
-
Roberto Carlos Bicara Isu Pindah Agama Islam
-
Apakah Boleh Jadi Mualaf karena Menikah? Begini Hukumnya dalam Islam
-
Penyuluh Agama Islam Perkuat Kolaborasi, Tebar Toleransi dari Karanganyar
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan
-
Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak
-
Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang