- Pemkab Bogor menyalurkan enam ton bahan pangan murah melalui Gerakan Pangan Murah di Stadion Pakansari pada 14 Juni 2026.
- Kegiatan ini bertujuan menekan laju inflasi serta memudahkan akses masyarakat dalam memperoleh komoditas pokok dengan harga terjangkau.
- Sebanyak 3,2 ton beras dan berbagai kebutuhan dapur lainnya habis terjual guna menjaga stabilitas pasokan pangan daerah.
SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat.
Melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP), sebanyak enam ton bahan pangan murah disalurkan dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Istimewa yang digelar di area pintu masuk VIP Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan ini disambut antusias oleh ribuan warga yang sudah mengantre sejak pagi hari untuk mendapatkan komoditas pokok dengan harga di bawah rata-rata pasar.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, menjelaskan bahwa GPM Istimewa merupakan instrumen strategis pemerintah daerah untuk menekan laju inflasi sekaligus memudahkan akses masyarakat terhadap pangan berkualitas.
"Komoditas yang tersedia pada kegiatan ini mencapai enam ton. Tujuannya adalah untuk memudahkan masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pasokan di wilayah Kabupaten Bogor," ujar Teuku Mulya, Minggu (14/6/2026).
Dari total enam ton stok yang disediakan, komoditas beras menjadi yang paling diburu. DKP Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 3,2 ton beras dalam kemasan lima kilogram habis terjual dalam waktu singkat.
Selain beras, GPM Istimewa juga menyediakan beragam kebutuhan dapur lainnya untuk membantu meringankan beban ekonomi rumah tangga, mulai dari protein hewani hingga bumbu dapur.
Sebagai transparansi informasi bagi publik, berikut adalah rincian harga komoditas yang dijual dalam Gerakan Pangan Murah tersebut:
- Beras (Kemasan 5 Kg): Rp54.500
- Telur Ayam Ras: Rp22.500 per kilogram
- Minyak Goreng: Rp17.000 per liter
- Gula Pasir: Rp14.000 per kilogram
- Daging Ayam: Rp30.000 per ekor
- Cabai, Bawang, dan Sayuran: Rp10.000 per kemasan
"Kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok yang menjadi konsumsi sehari-hari dengan harga yang jauh lebih terjangkau," tambah Teuku.
Baca Juga: Listrik Jabodetabek Padam Bergilir
Berita Terkait
-
Listrik Jabodetabek Padam Bergilir
-
Buntut Bocah Tewas di Jasinga, Polres Bogor Terjunkan Tim K9 Mabes Polri Buru Anjing yang Lepas
-
Kabupaten Bogor Kembali Raih Opini WTP BPK, Ketua DPRD Sastra Winara: Ini Bukti Nyata
-
Waspada Jalur Lengang Pakansari! Kecelakaan Tunggal Rabu Dini Hari Tewaskan Dua Orang
-
Kasus Bocah Jasinga Tewas Diserang Anjing, Polisi Tetapkan Pemilik Berinisial Y
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus
-
Bukan Karena Kedekatan, DPRD Bogor Puji Keberanian Bupati Gelar Seleksi Terbuka Jabatan ASN
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Libas Kamboja 5-1, Erick Thohir Tegaskan Level Sebenarnya Timnas Ada di Laga Versus Vietnam