SuaraBogor.id - Seorang wanita cantik membagikan pengalamannya saat sedang berada di tempat wisata Puncak Bogor, Jawa Barat.
Dari pengakuan wanita cantik jajan di Puncak Bogor itu, sejumlah harga makanan yang dijual harganya bikin kantong kering.
Padahal, pengakuan wanita cantik itu hanya jajan di tempat warung biasa saja bukan di tempat wisata Puncak Bogor, namun hanya kawasan saja.
Memang sering kali tidak mencantumkan harga makanan di dalam menunya. Hal ini tentunya membuat para pelanggan terkadang merasa tertipu lantaran harga yang jauh lebih mahal dari biasanya.
Rupanya, hal ini dialami oleh seorang wanita cantik yang kisahnya beredar dan viral di jejaring media sosial.
Dia membagikan sebuah video yang menampilkan nota pembelian ketika ia makan di sebuah warung yang ada di Puncak Bogor.
Dilansir dari Suara.com, sontak saja video tersebut ramai jadi perhatian warganet di jejaring media sosial. Usut punya usut, video berdurasi singkat itu diunggah oleh akun Tiktok @araott.
Dalam video tersebut, wanita itu mengeluh bahwa harga total makanan yang ia terima dapat dibilang cukup mahal dan tidak wajar.
“Warung di Puncak bikin aing miskin plis,” tulisnya dalam caption, dikutip pada Kamis (8/4/2021)
Baca Juga: Tepergok Ngintip Istri Orang di SPBU, Pria ini Lemas Digertak Suami Korban
Berdasarkan kisah yang dibagikan dalam video, wanita cantik yang tidak diketahui namanya tersebut mengaku tak memesan menu yang beraneka ragam. Dia mengungkapkan hanya memesan tiga macam menu.
Terlihat dalam kertas tagihan yang disorot, dia memesan sejumlah jajanan berupa dua minuman jeruk panas, dua mie instan bakso, dan satu pisang bakar.
Nah berdasarkan nota itu, satu gelas minuman jeruk panas itu dihargai Rp 15 ribu. Sementara, satu mangkuk mie instan bakso seharga Rp 25 ribu dan satu porsi pisang bakar seharga Rp 35 ribu. Sehingga total harga makanan yang harus dibayar mencapai Rp 115 ribu.
Sontak, melihat nota tersebut wanita itu mengaku kaget. Menurutya, harga yang diberikan untuk makanan tersebut membuatnya miskin mendadak.
Meski demikian, wanita itu memberikan pesan agar lebih pintar dalam memilih warung makan saat berada di Puncak.
“Guys, kalian kalau ke Puncak pinter-pinter pilih warungnya aja, tapi harganya maybe nggak akan beda jauh sama ke Puncak juga syukurnya kebayar sama vibenya kok,” ungkapnya.
Berita Terkait
-
Lagi Viral, Rescene Sukses Raih Trofi Pertama Music Show Usai 2 Tahun Debut
-
Hukum dan Fenomena No Viral No Justice: Kritik atas Kasus KSBE
-
Skincare Kian Laris di TikTok Shop, BPOM Malah Temukan 9.042 Tautan Kosmetik Ilegal
-
AI, LIVE Shopping, dan Social Commerce Ubah Industri Kopi Indonesia, Sakha Coffee Perluas Pasar
-
TikTok Siapkan Rp65 M demi Perangi Spam dan Lindungi Kreator
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Proyek PSEL Kayumanis Terancam Cacat Hukum, DPRD Kota Bogor Ingatkan Pemkot Jangan Asal Tabrak Perda
-
Jamin Jalur Wisata Bersih Bangunan Liar, Pemkab Cianjur Minta Pedagang Tunggu Kajian Relokasi
-
Mahfud MD Soroti Prosedur Cacat KUHAP Kasus Eks Jampidsus, KPK Pilih Merespons Hati-hati
-
Kali Baru Cibinong Lumpuh Total! 60 Truk Dikerahkan Angkut Ratusan Ton Sampah
-
Setara Sekolah Swasta Mahal Tapi Gratis, Pemkab Bogor Dongkrak Kapasitas Sekolah Rakyat Jasinga