- Pemerintah Kabupaten Bogor mengerahkan alat berat untuk membersihkan ratusan ton sampah yang menyumbat total aliran Kali Baru, Cibinong.
- Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan penanganan sampah memerlukan 50 hingga 60 truk selama tiga hari kerja.
- Tindakan normalisasi dilakukan untuk mencegah risiko banjir di wilayah hilir serta menata keindahan koridor Jalan Raya Bogor-Jakarta.
SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan langkah darurat untuk menangani tumpukan sampah yang menyumbat total aliran Kali Baru di kawasan strategis Jalan Raya Bogor-Jakarta, Cibinong.
Volume sampah yang sangat masif memaksa pemerintah daerah mengerahkan alat berat dan puluhan armada truk guna menormalisasi aliran sungai.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengungkapkan bahwa skala sumbatan ini cukup mengkhawatirkan karena berpotensi memicu banjir di wilayah hilir jika tidak segera ditangani.
Berdasarkan asesmen tim di lapangan, timbunan sampah yang didominasi limbah rumah tangga tersebut diperkirakan mencapai ratusan ton.
Untuk mengangkut seluruh material sampah, Pemkab Bogor telah menyiapkan puluhan armada pengangkut secara bertahap.
"Kami menemukan adanya sumbatan parah pada aliran Kali Baru akibat tumpukan sampah yang sangat banyak. Kami perkirakan diperlukan sekitar 50 hingga 60 truk untuk mengangkut seluruh sampah tersebut hingga benar-benar bersih," ujar Ajat Rochmat Jatnika di Cibinong, Senin (22/6/2026).
Ia menjelaskan penanganan tumpukan sampah tersebut diperkirakan membutuhkan waktu dua hingga tiga hari dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah serta Kementerian Pekerjaan Umum.
Menurut dia, penanganan dilakukan secara kolaboratif oleh pemerintah kecamatan dan kelurahan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP), serta Kementerian PU.
Penemuan tumpukan sampah itu bermula ketika jajaran Pemkab Bogor melakukan kegiatan korve dan penataan kawasan di sepanjang koridor Jalan Raya Bogor-Jakarta sebagai tindak lanjut atas arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto dan aduan masyarakat.
Baca Juga: Setara Sekolah Swasta Mahal Tapi Gratis, Pemkab Bogor Dongkrak Kapasitas Sekolah Rakyat Jasinga
Kegiatan tersebut meliputi pengecatan kanstin dan trotoar, pembersihan sampah di sepanjang koridor Jalan Raya Bogor-Jakarta, serta perbaikan sejumlah titik trotoar yang belum tersambung.
"Sejak pagi kami melakukan beautifikasi berupa pengecatan kanstin, pengecatan trotoar, serta pembersihan sampah di sepanjang Jalan Raya Bogor. Semua hal yang membuat koridor Jalan Raya Bogor kurang estetik kami tata agar menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman," ujarnya.
Ajat menegaskan menjaga kebersihan sungai tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif masyarakat, khususnya warga yang tinggal di wilayah hulu dan sepanjang bantaran sungai.
Ia mengimbau masyarakat menghentikan kebiasaan membuang sampah ke sungai karena dampaknya dapat dirasakan masyarakat di wilayah hilir serta berpotensi mengganggu fungsi aliran air.
"Air akan mengalir dari hulu hingga ke hilir. Kalau membuang sampah ke sungai, maka sampah itu juga akan terbawa sampai ke hilir. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai dan tidak membuang sampah sembarangan," kata Ajat. [Antara].
Berita Terkait
-
Setara Sekolah Swasta Mahal Tapi Gratis, Pemkab Bogor Dongkrak Kapasitas Sekolah Rakyat Jasinga
-
Hitung Kebutuhan Warga Sejak Lahir, Kemendukbangga Luncurkan Peta Jalan Kependudukan Presisi
-
Suhu Panas Picu Lonjakan Api, Damkar Kabupaten Bogor Ajak Warga Saling Tegur dan Waspada
-
Jadwal One Way Puncak Bogor Hari Ini, Minggu 12 Juli 2026: Ganjil Genap Ditiadakan
-
Seret Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus FA, Kasus Korupsi Batu Bara Hubungkan PLN Hingga Asabri
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video
-
Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi
-
BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan