SuaraBogor.id - Jalan amblas di kawasan Grand Depok City (GDC) mulai diperbaiki Pemerintah Kota Depok. Hal itu diungkapkan kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Dadan Rustandi.
Dadan Rustandi mengatakan, pihaknya pada Selasa (13/4/2021) kemarin sudah mulai memperbaiki jalan amblas di GDC tersebut.
"Hari ini kami mulai melakukan pengangkatan material jalan yang amblas dan mobilisasi kendaraan sementara diberlakukan contraflow. Tetapi lebih baik mencari jalur alternatif lain, karena dikhawatirkan di jam-jam tertentu terjadi kemacetan," katanya.
Dikatakannya, pihaknya terpaksa menutup jalan untuk kendaraan roda empat maupun dua, agar mempercepat penanganan. Termasuk mengantisipasi adanya potensi longsor susulan yang bisa membahayakan warga maupun Satuan Tugas (Satgas) yang tengah bekerja.
"Masyarakat yang ingin ke arah Cilodong maupun Bogor via GDC, bisa melalui Jalan Kalimulya. Namun untuk sebaliknya, masih bisa dilalui karena di lokasi tersebut diberlakukan contraflow," ujarnya.
Dadan juga menyebut, pihaknya juga telah memasang rambu maupun garis polisi atau police line agar pengendara tetap berhati-hati jika melintas. Dirinya berharap, pengangkatan material bisa selesai secepat mungkin.
"Tetap hati-hati bagi pengendara maupun pengguna jalan lainnya. Mudah-mudahan penanganan sementara ini segera selesai," katanya.
Jalan Boulevard, Grand Depok City (GDC), Kota Depok, Jawa Barat atau tepatnya di depan Kantor Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok.
Amblas jalan tersebut diduga karena tanah tergerus aliran air kali yang berada di bawah jalan tersebut. Amblasnya jalan tersebut akibat curah hujan yang tinggi pada Senin (12/4) sehingga menggerus bawah jalan tersebut. Panjang ruas jalan yang tergerus longsor sepanjang lebih dari 10 meter. [Antara]
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Depok Selasa 13 April 2021
Berita Terkait
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Terbongkar dari Nyanyian Penjual Pecel Lele: Kronologi Sopir MBG Ditangkap saat Nyambi Kurir Sabu
-
Bukannya Antar Makanan, Sopir MBG di Tajurhalang Malah Nyambi Jadi Kurir Sabu!
-
Kronologi Lengkap Pria Depok Ngamuk Bumper Ambulans, Berawal dari Cekcok Soal Lampu Rotator
-
Sok Jago Hadang Ambulans di Depok, Pria Ini Langsung Ciut Saat Diciduk Polisi
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Ada Hak Khusus? Forum Mahasiswa Indonesia Cium Kejanggalan Tuntutan Kasus Julia Tobing
-
6 Fakta Kasus Narkoba ASN di Bogor: Gunakan Sabu Sejak 2024 hingga Rencana Tes Urine Massal
-
Polres Bogor Peringkat Ke 2 Se Jabar: Ungkap 113 Kasus Narkoba, Sita Barang Bukti Senilai Rp3 Miliar
-
Bupati Bogor Warning Keras ASN Pengguna Narkoba: Tak Ada Toleransi, Sanksi Tegas Menanti!
-
ASN Kecamatan di Bogor Terciduk Nyabu: Setahun Lebih Konsumsi Narkoba, Karir Terancam Tamat