SuaraBogor.id - Seorang perempuan asal Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Bau Tenri Abeng (31) dilamar Raja Muhammad Hasbi (37) menggunakan dua keping bitcoin.
Aksi Raja Muhammad untuk memperjuangkan cintanya terhadap Bau Tenri Abeng itu viral di media sosial.
Hal itu tentunya mendapatkan perhatian dari banyak pihak. Diketahui, dua keping bitcoin yang dipakai Raja Muhammad itu setara Rp1,6 miliar.
Proses lamaran digelar di rumah Bau Tenri Abeng yang terletak di Desa Singa, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, pada Selasa, 6 April 2021, dilansir dari suarasulsel.id jaringan Suara.com.
Kala itu, Raja Muhammad Hasbi yang diketahui berasal dari Kabupaten Bengkalis, Riau, rela menempuh perjalanan jauh. Untuk datang menemui orang tua pujaan hatinya.
Kedatangan Raja Muhammad disambut baik oleh keluarga Bau Tenri. Terlebih lagi, ketika mengetahui Raja Muhammad membawa dua keping bitcoin untuk dijadikan sebagai mahar. Agar dapat mempersunting Bau Tenri. Sebagai istrinya.
"Tanggal 6 April pas lamaran masih harga Rp 800 Juta, satu bitcoin. Kalau harga hari ini update Rp 931 Juta di google, satu bitcoin," kata Bau Tenri.
Sebelum menikah, Bau Tenri dan Raja Muhammad memang telah menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih. Sekitar satu tahun lebih lamanya. Mereka berkenalan di Jakarta.
"Sekitar setahun lebih. Dulu beliau salah satu founder di bisnis coin. Kenal di Jakarta," jelas Bau Tenri.
Baca Juga: Geger Pria Riau Lamar Kekasih di Sulsel Pakai Bitcoin Senilai Rp 1,6 M
Setelah merasa nyaman, keduanya pun memutuskan untuk melanjutkan hubungan yang lebih serius. Dengan melangsungkan pernikahan di Kota Makassar pada Kamis 8 April 2021.
"Tanggal 7 April Mappacci. Tanggal 8 April akad. Semuanya di Makassar, dan semua saya arahkan sama WO," terang Bau Tenri.
Terkait lamaran menggunakan dua keping bitcoin, kata Bau Tenri, memang merupakan permintaan dari Bau Tenri. Sebelum resmi menjadi istri Raja Muhammad. Apalagi, Bau Tenri selama ini memang merupakan penggiat bitcoin.
"Karena saya yang minta. Dan saya penggiat coin. Untuk (lamaran) bitcoin sudah saya sampaikan sebelumnya ke orang tua," kata dia.
"Dan mereka paham, karena memang selama ini saya jalani bisnis coin. Selain bitcoin, saya jalani bisnis Molla coin namanya dari Canada," sambung Bau Tenri.
Berita Terkait
-
Netizen Buru Sosok Luna, Perempuan yang Diduga Pemantik Hoaks Es Gabus Spons di Kemayoran
-
Resep Es Gabus yang Viral: Jajanan Jadul yang Kembali Hits
-
Klaim Edukasi Berujung Bidikan Propam: Oknum Polisi Kasus Es Gabus Terancam Sidang Etik
-
Apa Saja Bahan Bikin Es Gabus? Viral Pedagang di Kemayoran Disebut Jualan Pakai Spons
-
Kronologi Suderajat, 30 Tahun Jualan Es Gabus Hancur Dituduh Dagang Makanan Berbahan Spons
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
Terkini
-
Pak Suderajat Kini Punya Lapak Khusus di CFD Cibinong, Yuk Serbu Dagangannya di Spot Nomor 5!
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 32 Kurikulum Merdeka: Bedah Tuntas Potensi Sumber Daya Manusia
-
5 Rekomendasi Sepeda Terbaik untuk Bapak-Bapak di 2026 Lengkap dengan Harganya
-
DPMD Bongkar Data! 14 Kades di Bogor Terjerat Masalah Hukum, Ini Daftarnya
-
Dituduh Jual Es Palsu, Kakek Penjual Es Kue Asal Bogor Diduga Dianiaya: Ditonjok Hingga Dibanting