SuaraBogor.id - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto masih menjadi perbincangan hangat. Hal itu disebabkan Bima Arya sebelumnya diseret sebagai saksi dalam kasus Habib Rizieq.
Kekinian, Nama Bima Arya kembali hangat diperbincangkan di jejaring media sosial yakni di Twitter.
Salah satu akun media sosial yang membicarakan ialah Twitter @m1n4_95. Dalam cuitannya, dia mengomentari soal sebuah artikel bertajuk ‘Bima Arya soal Habib Rizieq: Tugas Kami, Cuma Lindungi Warga Bogor!’.
Dalam artikel itu Bima Arya membicarakan soal penanganan Habib Rizieq saat menjalani perawatan di RS UMMI Bogor yang merupakan kewenangan dari Pemerintah Kota Bogor.
Bima menegaskan, sudah menjadi tugas dari Pemkot Bogor untuk melindungi warga dan mengatasi penyebaran virus Corona (COVID-19).
“Saya pun ingin menegaskan bahwa ini adalah domain, ranah, Pemkot Bogor sepenuhnya. Jadi tidak ada tekanan, tidak ada intervensi dari pihak mana pun terkait dengan langkah Pemkot Bogor, Satgas COVID-19 dalam menangani persoalan ini (Habib Rizieq),” ujar Bima.
Kemudian Bima juga berdalih bahwa melindungi warga dan mengatasi penyebaran Corona adalah komitmen dari Pemkot Bogor.
“Tugas kami cuma satu, melindungi seluruh warga dan tentunya mengatasi penyebaran COVID-19 di Kota Bogor. Ini adalah soal komitmen kami, komitmen kita semua untuk menjalankan protokol COVID-19,” katanya.
“Bukan persoalan apa pun kecuali komitmen kita, penguatan komitmen kita terhadap protokol aturan yang sudah disepakati bersama untuk menangani COVID-9 di Kota Bogor,” imbuhnya.
Baca Juga: Bima Arya Ngamuk, Lansia di Bogor Antre Vaksin Hingga Berjam-jam
Diduga geram dengan pernyataan dari Bima Arya tersebut, akun Twitter @m1n4_95 membuat kicauan yang menyebut bahwa sebenarnya Bima Arya arogan.
“Bacotnya mau melindungi Warga Bogor. Bagaimana bisa,.. kelakuannya saja AROGAN BEGITU..!! Coba BOGOR mana suaranya…??,” tulis akun tersebut, dikutip Suarabogor.id dari Hops.id -jaringan Suara.com, Jumat, (16/4/2021).
Terlihat dalam video berdurasi satu menit lebih yang diunggah, seorang pria mengenakan seragam yang diduga sebagai Bima Arya ngamuk di salah satu pasar yang ada di Bogor.
Tampak pula keterangan yang menjelaskan kronologis kejadian tersebut. Adapun peristiwa itu terjadi ketika Bima melakukan sidak alias blusukan ke pasar.
Lantaran geram dengan angkot dan motor yang parkir sembarangan, Bima Arya tendang motor yang sedang diparkir hingga jatuh.
“Dalam sebuah sidak Bima Arya Walikota Bogor mengamuk di Pasar Bogor. Motor yang parkir sembarangan dan angkot yang ngetem menjadi sasaran kemarahannya. Maklum kedua moda tranportasi tersebut telah membuat kota semraut dan macet berat,” bunyi keterangan dalam video tersebut.
Berita Terkait
-
LPSK Proses Permohonan Perlindungan Saksi FH di Kasus TPPU Eks Jampidsus
-
Tangkap Begal Dapat Rp50 Juta, Wamendagri Wanti-wanti Dedi Mulyadi Soal Koridor Hukum
-
Wamendagri Bima Arya Dorong Tiga Langkah Perkuat Ketahanan Pangan di Daerah
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Wamendagri Bima Dorong Lulusan IPDN Persiapkan Diri Menjadi Kepala Daerah Masa Depan
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Bus Listrik Bogor Siap Layani Rute Wisata: Sambungkan Pakansari, Margo City Hingga Puncak
-
Digerebek Tanpa Busana di Kontrakan, 3 Pria Diduga Pesta Gay di Citeureup Diarak Warga
-
Perkuat Sinergi Politik, Bupati Bogor dan DPRD Pererat Komunikasi demi Aspirasi Rakyat
-
Usut Dugaan Jual Beli Jabatan ASN, Inspektorat Kabupaten Bogor Pasrahkan Kasus ke Kepolisian
-
BRI Salurkan Pembiayaan Perumahan Rp12,17 Triliun, Presiden Hadiri Akad Massal di Batang