Paul Zhang kesal bahwa PNS yang beragama Kristen juga akan terkena dampak kewajiban itu.
Paul Zhang bahkan lalu mengejek soal jenggot yang dikenal sebagai salah satu sunnah Nabi.
"Disuruh pakaian ala santri. Termasuk disuruh pakai itu kerudung itu yah, pakai jilbab itu. Yah, anjing-anjing Arab ini, jelas ini. Ini maksudnya apa ini, iya kan? lalu yang Kristen juga disuruh pakai pakaian santri juga gitu maksudnya? Terus disuruh jenggotan gitu? Disuruh jembutan taruh di mulut gitu jembutnya? Sama suruh pakai celana pajero gitu kan. Nah, parah ini. Hati-hati ini, anjing-anjing Arab ini," kata Paul Zhang.
Sebelumnya, Bima Arya sebelumnya mengeluarkan Peraturan Wali (Perwali) terkait aturan baru pakaian dinas untuk pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Bogor.
Salah satu aturannya yaitu PNS diwajibkan memakai pakaian ala santri pada tanggal 22 setiap bulannya.
Tag
Berita Terkait
-
Dugaan Pelecehan di Venue Fansign NCT Wish Mendadak Viral di Medsos
-
Sopir Bajaj di Tanah Abang Diperas Preman Rp100 Ribu per Hari, Kaca Dipecah Jika Tak Bayar
-
Trump Ucap 'Alhamdulillah': Klaim Iran Kalah dan Proses Pembersihan Hormuz Dimulai
-
Heboh! Perselingkuhan Antar Ipar Digerebek, Video Emosi Keluarga Viral
-
Sehari Menikah, Wanita di Malang Syok Suaminya Ternyata Perempuan
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepeda 2 Jutaan untuk PNS Urban yang Ingin Hemat Energi dan Anggaran
-
Cuma 1 Jam dari Jakarta, Destinasi Liburan Wellness di Bogor Ini Wajib Dicoba
-
5 Mesin Kopi Philips Terbaik 2026
-
Bupati Bogor Ancam Seret ASN Pelaku Jual Beli Jabatan ke Ranah Hukum
-
Transformasi Digital Makin Kuat, BRI Jadi yang Pertama Bersertifikat ISO/IEC 25000