SuaraBogor.id - MUI serukan umat Islam cari Jozeph Paul Zhang ramai-ramai. Jika ketemu, serahkan ke polisi.
Umat Islam bisa kasih tahu polisi jika tahu keberadaan Jozeph Paul Zhang. Sejauh ini, catatan dari polsi, Jozeph Paul Zhang ada di Jerman.
Seruan itu disampaikan Sekretaris MUI Jabar, Rafani Achyar. Dia mengimbau umat Islam di Indonesia untuk tidak terlalu tersulut emosinya atas apa yang diumbar oleh Jozeph Paul Zhang dalam video Youtube miliknya.
Rafani tetap meminta kepada masyarakat untuk membantu Polri untuk menangkap Jozeph Paul Zhang.
"Masyarakat jangan terpancing berlebihan, (meski) itu sesuatu yang sensitif," ujar Sekretaris MUI Jabar Rafani Achyar melalui perbincangan telepon.
Misi penangkapan Joseph Paul Zhang tidak akan mudah karena dirinya tidak berada di Indonesia. Karenanya, Rafani berharap masyarakat dapat memberi informasi sekecil apapun kepada kepolisian jika ada yang mengetahui petunjuk soal Joseph Paul Zhang.
"Polisi ini juga harus dibantu. Kalau ada umat Islam yang tahu informasi soal Joseph, sebaiknya berikan kepada polisi," ungkap Rafanj.
Rafani pun meminta umat beragam lainnya juga jangan terprovokasi oleh pernyataan Jozeph Paul Zhang. Pasalnya, sebagai nonmuslim, Joseph Paul Zhang dapat memecah belah kerukunan antarumat beragama jika ada yang termakan oleh provokasinya.
Sebelumnya, Pendeta Gereja Kristen Jawa Wonogiri Ambar Sulistyono menyampaikan permintaan maaf kepada umat Islam atas apa yang dilakukan Joseph Paul Zhang. Pasalnya, Joseph Paul Zhang mengaku-aku sebagai seorang pendeta dalam videonya.
Baca Juga: Resmikan Smart Instalasi Tahanan Militer, KSAD: Mustahil Ada Bullying
"Ya untuk umat beragama lain juga jangan terpancing atau menanggapi berlebihan juga agar sesama umat beragama bisa saling harmonis," pungkas Rafani.
Berita Terkait
-
Tablig Akbar di Monas, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Indonesia
-
Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI
-
BPJPH Tentukan Status Halal Rokok dan Vape Lewat Audit dan Isbat Fatwa MUI
-
MUI Soroti Cukai Rokok: Negara Dapat Pemasukan, Tapi Berapa Biaya yang Harus Dikeluarkan?
-
Muhammadiyah Dorong Rokok dan Vape Diberi Label Non-Halal
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Polisi Gerebek Lapak di Laladon Bogor, Sita 580 Butir Obat Keras
-
Tragedi Jalan Menurun Puncak: Elf Hilang Kendali, Tabrak Tembok Jembatan Ciawi Hingga Masuk Sungai
-
BRI Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026, Sabrina dan BRImo Jadi Pendukung Utama
-
Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta
-
Pemkab Bogor Matangkan Persiapan Porprov 2026, Bidik Kembali Gelar Juara Umum