SuaraBogor.id - Terminal Baranangsiang Bogor akan berhenti beroperasi pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang, Hal itu diungkapkan Kepala Terminal Kelas IA Baranangsiang Moses Lieba Ary.
Moses mengatakan, diberhentikannya operasional terminal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan nomor 13 tahun 2021 tentang pengendalian transportasi selama masa Idul Fitri.
"Jadi pada 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021 mendatang, pelayanan bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar kota dalam provinsi (AKDP) akan berhenti beroperasi di Terminal Baranangsiang," katanya, dilansir dari Ayobogor.com -jaringan Suara.com, Rabu (28/4/2021).
Untuk menjalankan peraturan tersebut, saat ini pihaknya tengah melakukan sosialisasi kepada seluruh PO bus AKAP dan AKDP di Terminal Baranangsiang.
"Nantinya dalam waktu dekat akan ada surat dari direktur angkutan kepada masing-masing PO untuk menarik armadanya, baik armada AKAP maupun armada AKDP soal kebijakan ini," tuturnya.
Berdasarkan data yang ada, jumlah PO bus AKAP yang berada di Terminal Baranangsiang berjumlah 14 dan Po bus AKDP berjumlah 12.
Dari data terakhir, setiap harinya ada 22 armada bus AKAP yang berangkat dari Terminal Baranangsiang membawa penumpang sebanyak 182 orang. Sedangkan untuk bus AKDP yang berangkat sebanyak 27 armada dengan membawa 200 orang.
Lebih lanjut, Moses menerangkan khusus armada bus yang melayani wilayah Aglomerasi yaitu Jabodetabek masih diperbolehkan beroperasi. "Yang boleh beroprasi itu hanya yang melayani wilayah Jabodetabek saja," tutupnya.
Berita Terkait
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026
-
Final IBL 2026: Pelita Jaya Jakarta Waspadai 3 Pemain Asing Bogor Hornbills
-
Ulasan JBound Bogor: Wisata Edukasi untuk Anak Belajar Sambil Bermain
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kabar Baik Bagi Warga Bogor! Lebih dari 1.000 Rumah Layak Bakal Dibangun Lewat Aspirasi Gerindra
-
Diresmikan Presiden Prabowo, Tiga Ruas Jalan Inpres di Kabupaten Bogor Rampung Diperbaiki
-
Tembus Rest Area Puncak, Ini Rute Kereta Api yang Sedang Dikaji Pemkab Bogor
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Parung dan Kemang Bersiap, Pemkab Bogor Mulai Bersihkan Saluran Air untuk Atasi Banjir