Andi Ahmad S
Selasa, 03 Februari 2026 | 22:36 WIB
Istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani atau Meriyati Hoegeng, meninggal dunia. (ANTARA/HO-Divisi Humas Polri)
Baca 10 detik
  • Meriyati Roeslani Hoegeng, istri mantan Kapolri, wafat Selasa pukul 13.24 WIB pada usia 100 tahun.
  • Pemakaman jenazah akan dilaksanakan Rabu (4/2/26) sebelum salat Zuhur di TPU Giri Tama, Bogor.
  • Setelah pensiun, almarhumah dan suami mendirikan kelompok musik The Hawaiian Singers yang aktif tampil di TVRI.

SuaraBogor.id - Meriyati Roeslani Hoegeng, atau Eyang Meri, istri dari almarhum mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, akan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Giri Tama, Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/2/26).

"Prosesi pemakaman akan dilakukan sebelum zuhur," kata salah seorang anak Hoegeng, Aditya, dilansir dari Antara.

Aditya menjelaskan bahwa ibunya meninggal bukan karena penyakit tertentu, melainkan karena faktor usia yang sudah sepuh.

"Kondisinya sehat tapi memang karena usia yang sudah sepuh saja," jelasnya.

Almarhumah Meri Hoegeng disemayamkan di Perumahan Pesona Khayangan Blok DH Nomor 1, Depok, Jawa Barat.

Jenazah tiba di rumah duka pukul 16.15 WIB dengan menggunakan mobil jenazah polisi, disambut dengan suasana duka yang khidmat.

Karangan bunga duka cita juga membanjiri rumah duka, menunjukkan penghormatan dari berbagai pihak, khususnya jajaran kepolisian. Terlihat karangan bunga dari Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kapolres Depok, Kombes Polisi Abdul Waras dan masih banyak lainnya.

Kapolres Depok, Kombes Polisi Abdul Waras, bersama jajarannya juga tampak sibuk menyiapkan berbagai keperluan, menunjukkan koordinasi yang baik dalam prosesi duka ini.

Meriyati Roeslani Hoegeng atau yang akrab disapa Eyang Meri, wafat pada Selasa pada usia 100 tahun, tepatnya pukul 13.24 WIB karena sakit.

Baca Juga: Berpulang di Usia Satu Abad, Eyang Meri Istri Jenderal Hoegeng Sosok Teladan Integritas

Meri Hoegeng lahir pada 23 Juni 1925 di Yogyakarta, Hindia Belanda, dari pasangan dr. Mas Soemakno Martokoesoemo dan Jeanne Reyneke van Stuwe. Ia menikah dengan Jenderal Hoegeng pada tahun 1946, sebuah tahun krusial dalam sejarah Indonesia, dan dikaruniai tiga orang anak.

Lebih dari sekadar mendampingi sang suami, Meri-Hoegeng juga menunjukkan sisi kreatif mereka. Setelah Hoegeng pensiun, pasangan ini mendirikan kelompok musik The Hawaiian Singers.

Kelompok musik bergenre Hawaiian itu sangat kerap tampil di berbagai kesempatan, bahkan mengisi secara tetap program acara musik di TVRI, menunjukkan bahwa hidup mereka penuh warna dan dedikasi, baik untuk negara maupun seni.

Load More