SuaraBogor.id - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor akhirnya berhasil memadamkan kobaran api di lokasi kebakaran tumpukan ban di Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
Damkar Bogor baru bisa padamkan kobaran api setelah sebelumnya sempat terbakar selama 11 hari.
Komandan Sektor Cileugsi, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor Hendra Kurniawan mengatakan, pemadaman api ini merupakan yang terlama dalam sejarah kebakaran di wilayah Bogor karena memakan waktu 11 hari.
Ia bercerita, api di penampungan ban mulai padam pada Kamis 29 April 2021 petang kemarin. Ia mengaku lega, atas padamnya api di lokasi tersebut.
"Kemarin kami selesai pemadaman selepas Asar. Tapi kami coba tunggu untuk memastikan apakah api sudah padam total atau belum. Ternyata padam, akhirnya kami buka puasa bersama lalu pulang," katanya, dilansir dari Ayobandung.com -jaringan Suara.com, Jumat (30/4/2021).
Selama di lokasi, pihaknya menyiagakan sekitar 10 unit mobil pemadam kebakaran. Adapun upaya pemadaman dibantu dengan alat berat beko untuk mengeruk tumpukan ban di bawah yang terbakar.
"Kita kejar terus penguraian tumpukan ban dengan beko dan buldozer. Jadi kita keruk, api keluar kita siram, keruk lagi keluar lagi siram lagi, sampai habis," bebernya.
Hendra mengaku upaya pemadaman api kali ini merupakan yang terlama terjadi di wilayah Kabupaten Bogor. Bagaimana tidak, proses pemadaman lapak ban bekas ini memakan waktu hingga 11 hari.
Kobaran api pertama kali muncul pada Senin 19 April 2021 sekitar pukul 18.38 WIB. Api dengan cepat melumat tumpukan ban bekas yang mencapai tinggi 3-4 meter dengan luas lebih dari 1 hektare. Material ban yang mudah terbakar membuat petugas pemadam kesulitan menjinakan api.
Baca Juga: Pembangunan Transportasi Trem di Kota Bogor Dapat Restu dari Erick Thohir
Berita Terkait
-
Minta KAI Percantik, Menhub: Bogor Stasiunnya Pada Jelek
-
Tabung Gas Bocor, Sebuah Lapangan Padel Meledak di Kabupaten Bogor
-
Empat Korban Kebakaran SPBE Cimuning Meninggal Dunia
-
Asap Hitam Menyelimuti Kota Rio, Kebakaran Hebat Stadion Picu Kepanikan Warga
-
Petaka Goreng Kentang: Pemilik Ketiduran, Warteg di Fatmawati Ludes Diamuk Api!
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Intip 5 Pilihan Sepeda yang Cocok dengan Gaya Hidup ASN
-
Dari Puncak hingga Naringgul, Ini Daftar Titik Rawan Bencana di Jalur Utama Cianjur
-
Dividen BRI Rp52,1 Triliun Disahkan, Perkuat Nilai Bagi Pemegang Saham
-
Ekspansi BRI ke Timor Leste, Pegadaian Buka Cabang Perdana