SuaraBogor.id - Stasiun Pondok Rajeg sudah lama tidak beroperasi kembali. Namun jangan khawatir, ada kabar gembira bahwa stasiun yang terletak di perbatasan antara Kota Depok dan Kabupaten Bogor itu akan kembali diaktifkan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok Jawa Barat Dadang Wihana mengatakan Stasiun Pondok Rajeg akan diaktifkan kembali agar masyarakat sekitar bisa memanfaatkan stasiun tersebut untuk menggunakan kereta rel listrik (KRL).
"Usulan reaktivasi Satsiun Pondok Rajeg merupakan salah satu aspirasi dari Kota Depok dan menjadi salah satu topik yang dibahas mengenai reaktivasi Stasiun Kereta Api Pondok Rajeg oleh Kementerian Perhubungan dan Pengelola Transportasi Jabotabek (BPTJ)," kata Dadang Wihana di Depok, dilansir dari Antara Rabu, (5/5/2021).
Dadang mengatakan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Badan Pengelola Transportasi Jabotabek (BPTJ) di Hotel Aston Jakarta untuk membahas Feasibility Studi (FS) reaktivasi stasiun kereta api.
"Aspirasi Kota Depok direspons baik oleh Kemenhub. Dengan harapan di tahun 2022 stasiun tersebut bisa kembali beroperasi," ujarnya.
Dikatakannya, dengan diaktifkannya Stasiun Pondok Rajeg diharapkan dapat mengubah pola pergerakan orang. Yang awalnya terpusat di Margonda menjadi terurai.
"Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengusulkan itu agar layanan transportasi publik semakin nyaman. Saat ini kondisi stasiun itu hanya dilewati saja oleh kereta dari Stasiun Citayam ke Stasiun Nambo," ujarnya.
Sejumlah warga Depok yang berdomisili di Kalimulya dan Podok Rajeg menyambut baik kembalinya aktivitas Stasiun Pondok Rajeg.
"Ini sangat baik sekali kalau Stasiun Pondok Rajeg aktif maka ada alternatif untuk naik dan turun menggunakan KRL. Jadi lebih dekat dari rumah," kata salah seorang warga Kalimulya, Ani.
Baca Juga: Pemkab Bogor Bakal Cegah Pemudik di Jalur Perbatasan
Ia mengatakan selama ini naik dan turun KRL harus melalui Stasiun Depok yang letaknya lebih jauh, belum lagi dalam perjalanan menuju Satsiun Depok yang macet.
"Kalau jalan menuju Stasiun Pondok Rajeg tidak pernah macet jadi lebih nyaman saja," katanya.
Ani berharap aktivitas Stasiun Pondok Rajeg segera terwujud sehingga warga sekitar bisa mempunyai alternatif dalam menggunakan transportasi umum.
Berita Terkait
-
Padepopan: Sweet Escape Hadirkan Festival Musik di Tengah Terminal Jatijajar yang Tetap Beroperasi
-
Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong
-
Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta
-
Ombudsman Beri Waktu Sebulan, Fasilitas 'Bilik Sultan' di Lapas Cibinong Harus Rata dengan Tanah
-
Sungai Cileungsi Menghitam Saat Kemarau, Pakar Ungkap Penyebabnya
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot
-
Setelah Belasan Tahun Berjuang, Kampung Adat Urug Bogor Akhirnya Mengantongi Sertifikat Komunal
-
Lapas Rasa Apartemen di Cibinong, Ahmad Sahroni: Jangan Hukum Keras di Depan, Lemah di Belakang
-
Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara
-
Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong