SuaraBogor.id - Kabar beredar mengenai Novel Baswedan tidak lolos tes wawasan kebangsaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hingga kini masih jadi perbincangan, seperti halnya baru-baru ini dari pegiat media sosial yakni Yusuf Muhammad.
Yusuf Muhammad menyindir Novel Baswedan yang dulu sempat berniat bahwa akan mengundurkan diri dari KPK. Namun, hingga isu beredar akan dipecat Komisi Anti Rasuah nampaknya Novel tidak terima.
Pernyataan Yusuf Muhammad itu dapat dilihat dalam video berjudul 'Novel Baswedan Gagal Ujian KPK, Anies Baswedan Deg-degan?' yang diunggah 2045 TV pada Rabu, 5 Mei 2021.
"Lagian kalau misal Novel Baswedan ini dipecat, bukankah dia sendiri sudah sejak lama mengatakan bahwasanya dia ini akan mundur dari KPK? Harusnya Novel Baswedan ini senang ketika mendengar bahwasanya dia ini akan dipecat karena tidak lolos uji wawasan kebangsaan," kata Yusuf Muhammad, dilansir dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Kamis (6/5/2021).
"Karena dia memang sejak lama menginginkan bahwasanya dia ini akan mundur. Tapi sampai sekarang, dia ini masih belum juga mundur," jelasnya lagi.
Ditelusuri, Novel Baswedan memang pernah menceritakan niatnya yang sempat ingin mundur dari KPK.
Hal itu ia sampaikan dalam video wawancara berjudul 'Legenda KPK, Novel Baswedan Kembali Unjuk Gigi' yang tayang di Karni Ilyas Club pada 29 November 2020.
"Memang sejujurnya saya sudah beberapa waktu yang lalu saya sudah ingin mundur," kata Novel.
Hal itu ia katakan menjawab pertanyaan Karni Ilyas soal mengapa ia tidak mundur padahal telah memiliki banyak ketidaksesuaian dengan sistem di KPK yang sekarang.
Baca Juga: MK Tolak Uji Formil, TII: Babak Akhir Pembunuhan KPK
Novel Baswedan memang termasuk pihak yang menikau bahwa KPK telah dilemahkan setelah Undang-Undang yang nengatur lembaga anti korupsi itu direvisi.
"Tapi kemudian ketika saya timbang-timbang kembali, saya berpikir saya akan menunggu sampai pada masa betul-betul tidak bisa ngapa-ngapain, tidak bisa berbuat yang sungguh-sungguh, saya akan mundur di sana," tambahnya.
Sebagai catatan, kabar pemecatan pegawai KPK yang tidak lulus tes wawasan kebangsaan telah dibantah dengan tegas oleh Firli Bahuri.
Tag
Berita Terkait
-
KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik, Ajukan Lima Rekomendasi Perbaikan Pemilu
-
Geledah Rumah Bupati Tulungagung di Surabaya, KPK Temukan Uang Tunai Puluhan Juta
-
Marak Pejabat Korupsi Gegara Biaya Politik Mahal, KPK Usul Reformasi Pembiayaan Kampanye
-
KPK: Partai Politik Rentan Korupsi, Belum Ada Sistem Keuangan dan Kaderisasi Terintegrasi
-
KPK Bongkar Titik Rawan Korupsi Program MBG, Dari Regulasi Lemah hingga Konflik Kepentingan
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Guru di Bogor Ungkap Manfaat Papan Digital Interaktif: Murid Lebih Semangat dan Tidak Bolos Sekolah
-
Tarik Tunai GoPay di ATM BRI dan CRM, Solusi Praktis Tanpa Kartu
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Kawal Kasus Pungli Kemenag: Harus Transparan