SuaraBogor.id - Ada sebanyak empat rombongan takbiran keliling diputar balik oleh petugas gabungan di pos penyekatan Puncak Bogor, tepatnya di Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Rabu (12/5/2021) malam.
Dilansir dari Ayobandung.com -jaringan Suara.com, selain memantau posko penyekatan mudik lebaran, kunjungan jajaran Forkopimda Kabupaten Bogor tersebut, untuk melihat langsung kondisi terkini arus lalu lintas di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor pada malam takbiran tahun ini.
"Kami ingin memastikan secara langsung apakah anjuran dan himbauan dari pemerintah dijalankan atau tidak. Baik soal penyekatan dan larangan mudik lebaran, protokol kesehatan pada malam takbiran, dan kebijakan pemerintah lainnya," kata Bupati Bogor Ade Yasin.
Dalam operasi turun lapangan tersebut, Bupati Bogor Ade Yasin bersama Forkopimda Kabupaten Bogor mendapati satu rombongan warga Kabupaten Bogor, yang nekat melakukan takbir keliling ke arah Puncak, Kabupaten Bogor.
Rombongan jamaah takbir keliling yang menggunakan mobil truk dengan nomor polisi B 9236 PDA itu pun langsung dihentikan Bupati Bogor dibantu dengan petugas gabungan yang melakukan penyekatan di Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor.
"Tadi kami bersama petugas gabungan langsung menindak tegas masyarakat yang nekat melakukan takbir keliling tersebut. Dengan cara memaksa mereka untuk putar balik ketempat asal," ujarnya.
Diputar balikannya rombongan takbir keliling tersebut lantaran mereka tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak saat melakukan takbir keliling.
"Takbir keliling kan sudah jelas kami larang, makannya tadi rombongan takbir keliling langsung kami putar balikan. Apalagi sebagian besar dari mereka tidak menggunakan masker dan saling berdesakan saat di mobil," bebernya.
Sekedar diketahui, dalam kunjungan lapangan tersebut, Bupati Bogor bersama Forkopimda Kabupaten Bogor dan petugas gabungan, berhasil memutarbalikkan empat rombongan masyarakat yang nekat melaksanakan takbir keliling.
Berita Terkait
-
Ledakan Guncang Bogor di Depan Hotel Pemain Vietnam Jelang Lawan Timnas Indonesia
-
Polda Metro Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat PM Thailand Melintas, Ini Daftar Jalannya
-
Awas Macet! Ada Zikir Kebangsaan di Monas, Ini Daftar Rekayasa Lalin dan 19 Kantong Parkir
-
Tragedi Jumat Dini Hari di Tol Cipularang: Pikap Hantam Kendaraan Misterius, 2 Tewas
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kerahkan 1.105 Personel Gabungan, Polda Jabar Perketat Pengamanan Laga Timnas Indonesia vs Vietnam
-
Sidak Suryakencana, Wakil Wali Kota Bogor Bongkar Setoran Jukir Cuan Hingga Rp480 Ribu Sehari
-
Skema Pagar Dedie Rachim Bikin Waswas, Warga RE Martadinata Minta JPO Dulu Sebelum Ditutup
-
Pertamax Cuma Turun Rp300 Per-Liter, Pengendara Mengeluh: Kurang Berasa, Kemarin Naiknya Gede
-
BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Keterampilan Wirausaha untuk Bangun Usaha Produktif