- Banjir melanda 30 rumah di Desa Ciomas Rahayu, Kabupaten Bogor, akibat luapan Kali Sindang Barang pada Senin (5/5/2026).
- Hujan deras serta belum rampungnya pengerjaan normalisasi sungai dan turap menjadi penyebab utama genangan air setinggi 60 sentimeter.
- BPBD Kabupaten Bogor memastikan tidak ada korban jiwa dan telah melakukan penanganan serta edukasi kepada masyarakat setempat.
SuaraBogor.id - Bencana banjir kembali menghantam Kabupaten Bogor. Kali ini, sebanyak 30 rumah warga di wilayah Kecamatan Ciomas terdampak genangan air pada Senin (5/5/2026).
Peristiwa ini memicu respons cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor untuk melakukan penanganan dan evakuasi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, mengatakan banjir terjadi di Kampung Selahuni RT 04/06, Desa Ciomas Rahayu, sekitar pukul 14.00 WIB. Lokasi ini menjadi titik utama genangan air yang merendam permukiman warga.
"Sebanyak 30 rumah terdampak dengan total 45 kepala keluarga atau 169 jiwa,” ujar Adam dalam laporannya.
Ia menjelaskan, banjir dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, sehingga menyebabkan aliran Kali Sindang Barang meluap ke permukiman warga.
Selain faktor cuaca, kondisi pengerjaan normalisasi sungai yang belum selesai serta belum adanya turap turut memperparah luapan air ke pemukiman.
Ketinggian air dilaporkan berkisar antara 20 hingga 60 sentimeter dan sempat menggenangi rumah warga.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan kaji cepat, serta berkoordinasi dengan aparatur desa setempat.
Petugas juga memberikan edukasi kebencanaan dan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.
Baca Juga: Datangi Gedung Tegar Beriman, Massa Aksi Minta Bupati Bogor Sampaikan Aspirasi ke Dedi Mulyadi
Tidak ada korban jiwa, korban luka, maupun warga yang mengungsi dalam peristiwa tersebut.
BPBD Kabupaten Bogor melaporkan kondisi banjir saat ini telah berangsur surut, namun warga diminta tetap siaga mengingat potensi hujan deras masih dapat terjadi. [Antara].
Berita Terkait
-
Datangi Gedung Tegar Beriman, Massa Aksi Minta Bupati Bogor Sampaikan Aspirasi ke Dedi Mulyadi
-
Ribuan Warga Bogor Barat Geruduk Kantor Bupati, Tuntut Tambang Dibuka Kembali: Kami Harus Makan Apa?
-
Tak Cuma Andalkan Ijazah, Menaker Yassierli Sebut Skill Jadi Kunci Utama Dunia Kerja
-
Tragedi Curug Cisadane Bogor: Asyik Berfoto, Tiga Wisatawan Terseret Arus
-
Kisah Perjuangan Eman: Tempuh Jalan Kaki Demi Operasi Katarak Gratis, Kini Raih Cahaya Hidup
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan
-
El Clasico Milik Maung Bandung! Jalan Pandu Raya Bogor Mendadak Membiru Usai Persib Libas Persija
-
Mata Air dan Sumur Mengering, 90 Jiwa di Bogor Selatan Terdampak Bencana Kekeringan
-
Berawal dari Bau Busuk Menyengat, Saksi Intip Jendela dan Temukan Pensiunan ASN Meninggal Kaku
-
Kerahkan 1.105 Personel Gabungan, Polda Jabar Perketat Pengamanan Laga Timnas Indonesia vs Vietnam