- Persib Bandung mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 2-1 pada semifinal Piala Presiden 2026, Selasa (4/8/2026).
- Kemenangan tersebut dirayakan ratusan Bobotoh melalui aksi nonton bareng dan konvoi di Jalan Pandu Raya, Kota Bogor.
- Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengimbau para suporter agar tetap menjaga persaudaraan dan kondusivitas selama perayaan berlangsung.
SuaraBogor.id - Laga El Clasico semifinal Piala Presiden 2026 yang mempertemukan Persib Bandung kontra Persija Jakarta berakhir dengan kemenangan Maung Bandung 2-1, Selasa (4/8/2026).
Dua gol kemenangan Persib masing-masing disumbangkan oleh striker asing Ulliam Barros dan Balsa Sekulic. Adapun gol balasan Persija dicetak oleh pemain asal Korea Selatan, Kwon Chang Hoon.
Hasil positif ini langsung disambut riuh para pendukung Persib di Kota Bogor.
Berdasarkan pantauan SuaraBogor, ratusan Bobotoh yang menggelar acara nonton bareng di sebuah kafe di Jalan Pandu Raya meluapkan kegembiraannya secara spontan begitu laga usai.
Suasana lokasi nobar pun berubah semarak dipenuhi gemuruh yel-yel kemenangan serta kibaran bendera klub berukuran besar.
Drum berukuran besar terus ditabuh mengiringi chant-chant yang menggema tanpa henti, menciptakan suasana layaknya pertandingan berlangsug di stadion.
Menariknya, hujan yang turun di tengah perayaan tak sedikit pun memudarkan semangat mereka.
Alih-alih berteduh, para pendukung Persib justru tetap bernyanyi dan melompat bersama merayakan keberhasilan tim kesayangannya melangkah ke partai final Piala Presiden 2026.
Kemudian, euforia yang besar juga berdampak pada arus lalu lintas di sekitar Jalan Pandu Raya. Terpantau, kendaraan terpaksa melaju perlahan karena badan jalan dipenuhi ribuan suporter yang larut dalam selebrasi kemenangan.
Baca Juga: Mata Air dan Sumur Mengering, 90 Jiwa di Bogor Selatan Terdampak Bencana Kekeringan
Dari informasi yang dihimpun menyebutkan, usai nobar, massa Bobotoh berencana melanjutkan konvoi menuju Tugu Kujang untuk merayakan keberhasilan Persib yang berhasil singkirkan Persija dan mengamankan tiket ke babak final.
Sebelumnya pada Senin (3/8/26) Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengajak seluruh suporter, baik Persib maupun Persija, untuk menjaga kondusivitas.
Ia menegaskan rivalitas cukup berlangsung selama 90 menit di lapangan, sementara di luar stadion semangat persaudaraan harus tetap terjaga.
Kata Jenal, sepak bola seharusnya menjadi ruang untuk melahirkan pemain-pemain berkualita sekaligus mempererat persatuan masyarakat, bukan menjadi pemicu bentrokan antarsuporter.
Terlebih, pertandingan berlangsung di bulan Agustus yang identik dengan semangat persatuan dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Imbauannya, kita ini sesama warga negara indonesia, siapapun pemenangnya, kalian tetap bangsa indonesia, dan harus tetap saling mencintai dan saling menghargai, rasa persaudaraan harus tetap tinggi,” pesannya.
Berita Terkait
-
Mata Air dan Sumur Mengering, 90 Jiwa di Bogor Selatan Terdampak Bencana Kekeringan
-
Berawal dari Bau Busuk Menyengat, Saksi Intip Jendela dan Temukan Pensiunan ASN Meninggal Kaku
-
Kerahkan 1.105 Personel Gabungan, Polda Jabar Perketat Pengamanan Laga Timnas Indonesia vs Vietnam
-
Sidak Suryakencana, Wakil Wali Kota Bogor Bongkar Setoran Jukir Cuan Hingga Rp480 Ribu Sehari
-
Skema Pagar Dedie Rachim Bikin Waswas, Warga RE Martadinata Minta JPO Dulu Sebelum Ditutup
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK
-
23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi
-
34 Tahun Jadi Gunungan Sampah, TPA Galuga Bogor Bakal Diubah Jadi Energi Listrik dan BBM
-
Bodong! DLH Tangsel Sebut TPST Abu & Co Cisadane Tak Punya Izin Lingkungan dan Bangunan
-
Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap