- Polda Jawa Barat mengerahkan 1.105 personel gabungan TNI, Polri, dan Pemkab Bogor untuk mengamankan laga Piala AFF Indonesia versus Vietnam.
- Kombes Pol. Teddy Suhendyawan Syarif menyatakan pengamanan diperketat karena penjualan tiket pertandingan telah mencapai 27.000 lembar.
- Petugas membagi wilayah pengamanan ke dalam beberapa sektor strategis serta menyiapkan rekayasa lalu lintas bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor.
SuaraBogor.id - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menerjunkan ribuan personel gabungan guna mengamankan jalannya pertandingan Piala AFF yang mempertemukan Timnas Indonesia dengan Vietnam. Langkah antisipasi ini diambil mengingat tingginya antusiasme suporter yang diprediksi memadati stadion.
Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Teddy Suhendyawan Syarif, mengungkapkan bahwa sebanyak 1.105 personel gabungan telah disiagakan di area stadion dan sekitarnya.
Pengerahan kekuatan ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, hingga jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
"Jumlah totalnya 1.105. Kan rekan-rekan bisa lihat sendiri dari elemen apa aja, mulai dari TNI sampai dengan Polri dan Pemda, Pemkab sini ya," ujar Kombes Pol. Teddy Suhendyawan Syarif saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (3/8/2028).
Pihak kepolisian mencatat lonjakan animo penonton yang signifikan jika dibandingkan dengan laga sebelumnya saat Indonesia bersua Kamboja. Hal ini terbukti dari penjualan tiket yang telah menembus puluhan ribu lembar.
"Iya, tadi saya bilang animo penonton kan banyak. Fans dari Timnas membludak, 27.000 ya tiket yang sudah terjual," kata Teddy.
Selain mengantisipasi luapan pendukung tuan rumah, pihak kepolisian juga memberikan perhatian terhadap kehadiran suporter tim tamu asal Vietnam. Meski jumlah pastinya belum terdata secara rinci, pengamanan khusus tetap disiapkan bagi mereka.
"Ada mungkin tapi saya kurang tahu ada berapa, saya kurang tahu. Yang jelas ada," tuturnya.
Guna memastikan jalannya pertandingan berlangsung aman dan tertib, pola pengamanan dibagi ke dalam beberapa sektor strategis, termasuk skema pengamanan khusus untuk kategori VVIP, VIP, serta tamu negara jika dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia.
Baca Juga: Sidak Suryakencana, Wakil Wali Kota Bogor Bongkar Setoran Jukir Cuan Hingga Rp480 Ribu Sehari
"Ada. Yang jelas sudah kita tempatkan personel yang mengamankan objek vital. Mereka kan termasuk bagian daripada VVIP, VIP, dan tamu negara ya, jelas ada," jelas Karo Ops Polda Jabar.
"Ada sektor yang ngurusin masalah VVIP kalau mungkin ada datang, atau VIP, ya. Itu sudah kita siapkan," tambahnya.
Sementara itu, untuk kelancaran arus lalu lintas di sekitar kawasan stadion, Polda Jabar menyiagakan Satgas Lalu Lintas yang berkoordinasi erat dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor.
Rekayasa lalu lintas dan pengalihan arus disiapkan mulai dari akses masuk utama hingga titik-titik rawan kemacetan.
"Pengamanan sudah ada Satgas Lalu Lintas ya, yang untuk memperlancar arus lalu lintas ya, mulai dari depan sana, daerah masuk sampai pengalihan arus yang harus dilakukan, rekayasa lalu lintas juga kita kerja sama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor," pungkasnya.
Untuk diketahui, Timnas Indonesia akan menghadapi laga lanjutan menjamu Vietnam pada lanjutan Grup A Piala AFF 2026 nanti malam di Stadion Pakansari Bogor.
Berita Terkait
-
Sidak Suryakencana, Wakil Wali Kota Bogor Bongkar Setoran Jukir Cuan Hingga Rp480 Ribu Sehari
-
Skema Pagar Dedie Rachim Bikin Waswas, Warga RE Martadinata Minta JPO Dulu Sebelum Ditutup
-
Pertamax Cuma Turun Rp300 Per-Liter, Pengendara Mengeluh: Kurang Berasa, Kemarin Naiknya Gede
-
Bus Listrik Bogor Siap Layani Rute Wisata: Sambungkan Pakansari, Margo City Hingga Puncak
-
Digerebek Tanpa Busana di Kontrakan, 3 Pria Diduga Pesta Gay di Citeureup Diarak Warga
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK
-
23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi
-
34 Tahun Jadi Gunungan Sampah, TPA Galuga Bogor Bakal Diubah Jadi Energi Listrik dan BBM
-
Bodong! DLH Tangsel Sebut TPST Abu & Co Cisadane Tak Punya Izin Lingkungan dan Bangunan
-
Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap