SuaraBogor.id - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu memberikan sindiran menohok kepada Megawati Soekarnoputri baru-baru ini.
Said Didu sindir Megawati itu soal pernyataan orang nomor wahid di PDIP yang menyebut, bahwa Tuhan bersama orang-orang miskin karena Ia bersemayam di gubuk mereka.
Hal itu disampaikan Megawati saat momen lebaran. Dimana menurutnya itu menjadi momen untuk menguatkan rasa kepedulian antarsesama.
"Sebulan sudah kita menjalani ibadah puasa Ramadan. Semoga kita mendapat banyak makna dan rahmat dari Allah SWT. Puasa menempa kita menjadi pribadi yang lebih kuat, lebih peduli pada sesama, dan tentunya lebih bertawakal," ujar Megawati, seperti dilansir dari Terkini.id -jarigan Suara.com, Jumat (14/5/2021).
Megawati pun menekankan untuk tetap dekat dengan rakyat dan membantu mereka yang membutuhkan sesuai dengan pesan Presiden pertama RI, Soekarno.
"Ingatlah ajaran Bung Karno: orang tidak bisa mengabdi kepada Tuhan dengan tidak mengabdi kepada manusia dan Tuhan bersemayam di gubuknya orang miskin," tuturnya.
Menanggapi hal tersebut, Said Didu lantas melayangkan sindiran pedasnya terkait persoalan korupsi di Indonesia.
Ia menyindir bahwa Tuhan juga tidak akan menyukai pihak-pihak yang beternak koruptor alias melakukan tindak korupsi.
"Dan Tuhan tidak akan bersama pihak yang `beternak` koruptor yang memiskinkan rakyat," tulis Said Didu.
Baca Juga: Lebaran di Tengah Pandemi Covid-19, TPU di Kota Bogor Dijaga Ketat
Kendati tak menjelaskan lebih lanjut dan mendetail maksud dari pernyataannya tersebut, tetapi kuat dugaan bahwa Said Didu sengaja menyentil demikian terkait adanya oknum PDIP yang tersandung kasus korupsi.
Berita Terkait
-
Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar
-
Eks Bos ASTRA Infra Port Easkal Wisnu Prabakti Diperiksa KPK Terkait Korupsi Investasi RI-Jepang
-
Status JC Ditolak, DPR Minta LPSK Tak Beri Perlindungan Sony Sanjaya
-
Hakim Nyatakan Tak Terlibat, Raudi Akmal Justru Jadi Tersangka: Kuasa Hukum Soroti Kejanggalan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kabar Baik Bagi Warga Bogor! Lebih dari 1.000 Rumah Layak Bakal Dibangun Lewat Aspirasi Gerindra
-
Diresmikan Presiden Prabowo, Tiga Ruas Jalan Inpres di Kabupaten Bogor Rampung Diperbaiki
-
Tembus Rest Area Puncak, Ini Rute Kereta Api yang Sedang Dikaji Pemkab Bogor
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Parung dan Kemang Bersiap, Pemkab Bogor Mulai Bersihkan Saluran Air untuk Atasi Banjir