SuaraBogor.id - Usai menghirup udara bebas dari Lapas Narkotika Kelas IA Bandung, petinggi Sunda Empire yakni Lord Rangga kembali menjadi perhatian. Kali ini pimpinan Sunda Empire itu diundang oleh Deddy Corbuzier untuk mengikuti podcastnya.
Ternyata, podcast Deddy Corbuzier dengan petinggi Sunda Empire Lord Rangga itu mendapatkan perhatian dari musisi Ari Lasso.
Ari Lasso turut membagikan potongan video podcast Deddy Corbuzier dengan petinggi Sunda Empire Lord Rangga tersebut pada menit ke-13, yang turut mengundang Choky dan Tretan Muslim.
“Artinya mas Deddy masuk kepada diplomatik hati saya dan otak saya. Menyerang. Pasti saya tidak diam dong? Ya kan? Pemberian reaksi. Kenapa saya harus reaksi? Tidak saya mengancam mas Deddy. Saya tidak mengancam. Kata-katanya juga silahkan pindah dari bumi,” ujar Lord Rangga Sasana.
Dilansir dari Hops.id -jaringan Suara.com, bagian ini ternyata berhasil mencuri perhatian musisi Ari Lasso. Sehingga Ari mempersilahkan Deddy Corbuzier untuk pindah dari bumi, sama seperti yang dilontarkan Lord Rangga. Bahkan Ari pun salut dengan Tretan Muslim karena kuat menahan tawa. Padahal, Tretan duduk disamping Rangga Sasana.
“Mas Deddy Cahyadi silahkan anda pindah dari bumi,” tulis Ari Lasso dalam akun instagram pribadinya.
“Salut buat Tretan Muslim yg kuat nahan ketawa. Episode ini sangat mencerahkan,” tambahnya.
Di dalam podcast ini, pemimpin Sunda Empire mengemukakan teori absurdnya terkait Amerika yang dimerdekakan oleh Banten. Tidak hanya itu, ia juga mengatakan bahwa hidup di dunia ini harus mau diatur.
“Amerika dari Paman Sultan Tirtayasa, kemudian meneruskan ke Sultan Abdul Mufakir, memerdekakanlah saat itu Amerika, makanya Banten punya seri mobil A, itu Amerika,” ungkap Lord Rangga.
Baca Juga: Eks Sunda Empire Lord Rangga: Asal Usul Plat Nopol Banten A dari Amerika
“Kenapa Amerika menggunakan US, itu bukan US Army, kenapa depannya US, itu Uncle Sam. Sam-nya adalah Sultah Abdul Mufakir yang dimerdekakan oleh kita di sini, di Banten itu,” sambungnya.
“Suka gak suka hidup di dunia harus ada aturan,” sambungnya.
Setelah mengungkapkan teorinya tersebut, dengan meyakinkan Lord Rangga menyatakan dirinya adalah raja.
“Akulah raja kalian!” teriaknya.
Tentu saja podcast ini diserbu komentar netizen yang tidak habis pikir dengan teorinya Lord Rangga.
“Kami selaku smart people menangis melihat ini,” tulis akun Ammi Al-Habiby.
Berita Terkait
-
Konten Emy Aghnia Tak Berempati, Deddy Corbuzier Sahabat Vidi Aldiano sampai Turun Tangan
-
Keenan Nasution Lanjut Gugat Vidi Aldiano Meski Sudah Meninggal, Deddy Corbuzier: Gak Bakal Menang!
-
Tamu Tahlilan Vidi Aldiano Membludak hingga 300 Orang, Deddy Corbuzier Tanggung Semua Makanan
-
Ramal Umur Vidi Aldiano, Mbak Rara Pawang Hujan Tak Takut DiancamDeddy Corbuzier
-
Apa itu Whoop Band? Gelang yang Dipakai Deddy Corbuzier Buat Pantau Kondisi Vidi Aldiano
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
7 Alasan Kenapa Terbang dari Semarang ke Jakarta Bisa Jadi Opsi Menarik
-
Kondisi Terkini Jalur Puncak Cianjur - Bogor, Hujan Deras Picu Kabut Tebal
-
Rekomendasi Jalur Alternatif dari Cibadak Sukabumi Menuju Bogor untuk Perjalanan Lancar
-
Gara-gara Cairan Menetes, Penyelundupan Ribuan Liter Tuak di Simpang Sadu Terbongkar
-
Bukan Full Daring! Sekolah di Bogor Akan Terapkan Sistem Hybrid Demi Efisiensi