SuaraBogor.id - Wali Kota Depok Mohammad Idris mengajak seluruh pelaku usaha dan warga Depok untuk memutar lagu Indonesia Raya.
Mohammad Idris mengatakan, hal itu merupakan bentuk dan guna menumbuhkan jiwa nasionalisme dalam diri masyarakat.
"Saya mengajak masyarakat Depok, termasuk pelaku usaha untuk membangkitkan Gerakan Indonesia Raya Bergema," kata Mohammad Idris dalam keterangannya di Depok, Minggu.
Menurut dia, sebagai langkah awal lagu Indonesia Raya sudah mulai diputar dan dinyanyikan serentak di lima pasar tradisional dan pusat perbelanjaan di Kota Depok, saat Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2021.
"Pemutaran lagu ini sebagai upaya menginternalisasi konten nilai semangat bela negara, seperti yang dicantumkan dalam lagu kebangsaan Indonesia tersebut," ujarnya.
Dikatakannya lagu Indonesia Raya sudah menjadi komitmen bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk itu, ia berharap makna yang tercantum dalam lagu ini dapat direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari.
"Dengan cara ini, kita dapat melanjutkan estafet kemerdekaan yang diraih dan diperjuangkan pahlawan untuk Indonesia yang merdeka," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
Potongan Kaki Diduga Korban Mutilasi Kunaefi Ditemukan di Kali Grogol Depok
-
Polisi Ungkap Tersangka Mutilasi Depok Positif HIV Sejak Februari 2026
-
Penataan Pasar Cisalak, Ratusan Lapak Ilegal Dirobohkan
-
Saepul Pelaku Mutilasi Depok Ternyata Idap HIV, Bawa Obat Saat Jalani Rekonstruksi
-
Kasus Mutilasi Saepul, Pakar UGM Ingatkan Aplikasi Kencan Tak Bisa Disalahkan Begitu Saja
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
KPK Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Niat Ikut Demo di DPR, 5 Pelajar Asal Sukabumi Malah Dicegat Polisi di Stasiun Bogor
-
Pastikan Korban Tawuran Ditangani RSUD, Bupati Bogor: Jaga Kondusivitas, Jangan Ada Korban Lagi
-
Perkuat Sistem Ekonomi Kerakyatan, BRI Raih Penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka