SuaraBogor.id - Seorang perempuan yang mengaku sebagai mantan istri dari Hotma Sitompul buat gempar publik. Perempuan itu mengungkapkan alasan cerai dengan istri Desiree Tarigan tersebut.
Perempuan yang mengaku mantan istri Hotma Sitompul itu bernama Rosmawaty Ginting, dia mengatakan penyebab cerai dengan Hotma karena perbedaan agama.
Mengejutkannya, Hotma Sitompul minta mantan istri pindah agama. Hal itu menjadi dasar bagi Rosmawaty Ginting untuk memilih bercerai.
Hasil dari pernikahannya dengan Hotma Sitompul, Rosmawaty Ginting mengaku dikaruniai satu orang anak.
Seperti apa pernyataan Rosmawaty Ginting selengkapnya? dilansir dari Hops.id -jaringan Suara.com, berikut pengakuan mantan istri Hotma Sitompul bikin geger.
Mantan istri ungkap pernikahan dengan Hotma Sitompul
Rosmawaty mengungkapkan bahwa ia menikah dengan Hotma di Jakarta, pada 22 September 1975 silam. Ia mengklaim memiliki akta perkawinan dan telah sah secara catatan sipil.
“Hari ini saya ingin menjelaskan dan meluruskan tentang status hukum keturunan dari Hotma Sitompul yang sah secara hukum, bahwa saya telah melangsungkan pernikahan sah dengan Hotma Sitompul di Jakarta Pusat pada tanggal 22 September 1975,” ujarnya Rabu, 26 Mei 2021.
Setahun setelah menikah, keduanya memutuskan untuk bercerai. Dari pernikahan tersebut, Rosmawaty dianugerahi satu orang putra.
Baca Juga: Lagi Proses Cerai dengan Larissa Chou, Alvin Faiz Ingin Tambah Anak
“Pada saat saya mengandung anak pertama saya, kami pun bercerai sebelum anak dari hasil pernikahan kami tersebut lahir di bulan Juli 1976.”
Ditemani kuasa hukumnya, Jesse Heber Ambuwaru, pihak Rosmawaty ingin agar Hotma mengakui anaknya. Jika tak diindahkan, pengacara mengaku akan membawa kasus ini ke Kepolisian.
“Kami ini kan sebenarnya sekaligus somasi terbuka untuk bang Hotma. Artinya kami tunggu respons Bang Hotma paling tidak 7×24 jam sampai minggu depan, kami mau lihat tanggapan Bang Hotma,” ujar pengacara.
Penyebab perceraian
Dalam kesempatan yang sama, Rosmawaty juga mengakui bahwa penyebab perceraiannya dengan Hotma adalah perbedaan agama. Saat itu, Hotma meminta Rosmawaty beserta anak yang dikandungnya untuk pindah agama dari Islam ke Kristen.
“Sebab perceraian saya karena saat saya mengandung saya harus masuk Kristen berserta anak dalam kandungan saya, karena itu kami bercerai,” ungkap Rosmawaty Ginting sambil menangis saat ditemui di kawasan Jakarta Utara, Selasa (25/5).
Rosmawaty juga mengakui bahwa anaknya pernah tinggal bersama Hotma dalam waktu yang singkat. Saat itu, usia sang anak sudah 22 tahun.
“Sebentar pernah (tinggal bersama), sudah usia 22 tahun, bukan dari bayi,” tutup Rosmawaty.
Berita Terkait
-
Dilan Janiyar Skakmat Ratu Rizky Nabila, Tegas Tolak Tuduhan Gimik Pacaran
-
Surat Cerai di Meja Sahur
-
Tantri Kotak dan Arda Sempat Ingin Cerai, Anggap Pernikahan sebagai Penjara
-
Tak Tahan Diporoti, Ci Mehong Siap Gugat Cerai Suami
-
Selain Digugat Cerai Boiyen, Rully Anggi Akbar Kini Juga Jadi Pengangguran?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
BGN Sentil Menu Ramadan, Instruksikan SPPG Transparan Harga: Jangan Kirim Bahan Tak Layak
-
Membangun Fondasi Masa Depan, BGN Fokus Intervensi Gizi di Dua Titik Kritis Anak
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Sabtu 28 Februari 2026
-
Viral! Sebulan Laporan Pelecehan di KRL Bogor Menggantung, Korban Akhirnya Speak Up di Medsos
-
Bogor Dikepung Cuaca Ekstrem, Menko AHY Dorong Infrastruktur Adaptif di Kota Hujan