Kondisi peradangan kulit seperti jerawat, psoriasis atau eksim akan mendapat manfaat lebih dari banyak kolagen dalam ceker ayam. Karena, asam amino antiinflamasinya dapat membantu mengurangi keparahan, frekuensi, dan nyeri kambuh.
3. Meningkatkan sirkulasi darah
Sirkulasi darah merupakan fungsi esensial dalam tubuh untuk mensuplai seluruh bagian tubuh dengan oksigen dan nutrisi. Sirkulasi darah yang buruk bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kurang olahraga, terlalu lama duduk di satu tempat, merokok dan pembekuan darah.
Arginin dalam kolagen membantu memproduksi oksida nitrat dalam tubuh untuk membuat sel otot polos menjadi rileks. Saat pembuluh darah rileks, ekanan darah turun dan sirkulasi yang lebih baik dapat terjadi.
Kolagen yang ditemukan di ceker ayam juga membantu memperkuat pembuluh darah. Karena, prolin dalam kolagen membantu tubuh memecah protein yang dibutuhkan untuk membangun sel yang sehat.
4. Mempercepat penyembuhan luka
Kolagen memainkan peran penting dalam semua fase penyembuhan luka, termasuk membantu mengurangi peradangan dan nyeri. Prolin dalam kolagen adalah senyawa penting dalam penyembuhan luka. Bila Anda kekurangan prolin, kondisi ini bisa membuat penyembuhan luka lebih lama.
Tapi, makan ceker ayam akan menambah asupan prolin ke dalam tubuh untuk mempercepat penyembuhan luka. Khususnya cedera kulit, seperti luka bakar.
5. Meredakan kecemasan
Baca Juga: 33 Nakes Positif Covid-19, Dinkes Ciamis Ngaku Kecolongan
Kolagen memiliki sifat anti-kecemasan karena konsentrasi glisinnya yang tinggi. Glisin membantu mengatasi kecemasan karena merupakan penghambat neurotransmitter yang mendukung sistem saraf pusat.
Selain itu, tidur yang cukup juga kunci dari menjaga kesehatan mental dan fungsi metabolisme. Penelitian oleh Japanese Society of Sleep Research menunjukkan bahwa glisin dapat meningkatkan kualitas tidur, dengan meningkatkan rasa kantuk dan kelelahan di siang hari.
Dalam hal ini, ceker ayam salah satu sumber glisin terbaik yang bisa dikonsumsi. Kaldu dari ceker ayam bermanfaat untuk mengatasi kecemasan dan masalah tidur.
Berita Terkait
-
Kartu BPJS Kesehatan PBI Tiba-tiba Nonaktif? Jangan Panik, Begini Cara Mudah Mengaktifkannya Kembali
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan, PDIP: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikalahkan Birokrasi!
-
Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?
-
Kesehatan Mental Generasi Muda: Antara Tantangan dan Layanan Pemerintah
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
Terkini
-
Lonjakan Permintaan Emas Fisik, Pegadaian Pastikan Pemenuhan Bertahap hingga Februari 2026
-
Peran Strategis BRI Dongkrak Keberhasilan Program Perumahan Rakyat, Menteri PKP Beri Apresiasi
-
Sektor Otomotif dan Konstruksi Jepang Menanti, Brexa Siapkan 1.000 Slot Pelatihan di Bogor
-
Lebih dari Sekadar Iftar: Berbuka di Bigland Bogor Hotel, Bawa Pulang Kesempatan iPhone 17 Pro
-
Delapan Bulan Tanpa Kejelasan, Fomasi Cium Aroma Ketidakwajaran di Kasus PT Golden Agin Nusa