SuaraBogor.id - Satpol PP bongkar ratusan PKL di Puncak Bogor, pembongkaran puluhan lapak PKL disepanjang jalur Gunung Mas dan riung Gunung Puncak Bogor.
Pembongkaran ratusan PKL di Puncak Bogor itu dilakukan karena di area tersebut kerap menimbulkan kerumunan, sehingga berpotensi menimbulkan kluster baru penyebaran covid-19.
"Yang kita tertibkan tadi sekitar 100 lapak PKL dan sering dijadikan tempat nongkrong sampai berkerumun, sehingga berpotensi menimbulkan kluster Covid-19," kata Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridhallah
"Apalagi diakhir pekan dan libur nasional banyak sekali wisatawan yang berkunjung sampai-sampai tidak memperhatikan protokol kesehatan apalagi semua lapak PKL ini tidak berizin," sambungnya.
Di perkebunan Gunung Mas sendiri setiap akhir pekan atau hari libur nasional sering terjadi kerumunan wisatawan dan semakin banyaknya lapak PKL, yang berdiri diatas lahan hijau, sehingga banyak wisatawan yang berkerumun di area tersebut.
Tak hanya di Gunung Mas, PKL disepanjang jalan menuju Riung Gunung pun ikut ditertibkan petugas penegak perda, sebagian lapak berdiri diatas tanah labil yang rawan longsor
"Ada 2 lokasi pembongkaran hari ini, di gunung mas dan riung gunung. Diriung gunung ini bekas longsoran, dan di khawatirkan terjadi longsor lagi, makanya kami tertibkan juga area tersebut" tambah Agus Ridhallah.
Setelah dilakukan pembongkaran, area tersebut akan dikembalikan sebagai mana fungsinya yaitu sebagai area resapan air dan area hijau.
"Saya berharap tidak ada lagi PKL yang bejualan diarea tersebut dan jika ada lagi PKL yang berdiri akan langsung kita tertibkan" pungkasnya.
Baca Juga: PPDB 2021, Ini Daftar SMA Terbaik di Kota dan Kabupaten Bogor
Berita Terkait
-
Minta KAI Percantik, Menhub: Bogor Stasiunnya Pada Jelek
-
Tabung Gas Bocor, Sebuah Lapangan Padel Meledak di Kabupaten Bogor
-
Bintang RANS Simba Bogor Resmi Sandang Pangkat Letda TNI AD
-
Satria Muda Kalah dari RANS Simba, Djordje Jovicic Ungkap Penyebabnya
-
Libur Jumat Agung, Kawasan Puncak diserbu Wisatawan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Cicil Emas di BRImo dari BRI, DP 15% dan Cashback Rp200 Ribu
-
Subuh Mencekam di Bogor, Ledakan LPG Hantam Sekolah, Pagar Hancur 15 Meter
-
BRI Holding Ultra Mikro Perluas Sinergi Global Lewat Kemitraan Pegadaian - SMBC
-
BRI Raih Pengakuan Global Melalui Pemeringkatan Brand Finance Global 500 2026
-
Sembunyi di Nambo, Pengedar Obat Ilegal Skala Besar Diciduk Polsek Klapanunggal