SuaraBogor.id - Banyak orang yang mengatakan bahwa Tomat memiliki manfaat kesehatan yang cukup luar biasa, seperti bisa meredakan stroke.
Atas dasar studi itu, Departemen Pertanian AS (USDA) pun merekomendasikan orang dewasa untuk makan sekitar dua sampai tiga porsi sayuran setiap hari, secara keseluruhan.
Seperti dilansir dari Ayobandung.com -jaringan Suara.com, Selasa (15/6/2021), tomat merupakan sayuran yang bisa pangkas risiko stroke hingga lebih dari 50 persen. Sebuah studi 2012 yang diterbitkan di Neurology, jurnal medis American Academy of Neurology, menyoroti manfaat dari tomat dan kaitannya dengan risiko stroke.
Para peneliti untuk penelitian ini menganalisis lebih dari 1.000 pria di Finlandia antara usia 46 dan 65 tahun selama rata-rata 12 tahun, di mana 67 pria akhirnya mengalami stroke. Menurut penelitian, mereka yang makan tomat paling banyak akhirnya memiliki risiko 55 persen lebih rendah terkena stroke jenis apa pun dibandingkan dengan mereka yang jarang makan tomat.
Dalam hal stroke yang disebabkan oleh pembekuan darah, penurunannya bahkan lebih besar, dengan penurunan risiko sebesar 59 persen terhadap jenis stroke ini. Para peneliti mengatakan, ini ada hubungannya dengan antioksidan spesifik yang ada pada tomat.
Menurut penelitian, tomat mengandung antioksidan likopen. Pria dengan jumlah likopen tertinggi akhirnya memiliki risiko stroke terendah. Para peneliti menemukan bahwa dari 259 pria dengan kadar likopen tertinggi, hanya 11 persen yang mengalami stroke. Namun, untuk 258 pria dengan kadar likopen terendah, 25 persen mengalami stroke.
"Studi prospektif ini menunjukkan bahwa konsentrasi serum likopen yang tinggi, sebagai penanda asupan tomat dan produk berbasis tomat, menurunkan risiko stroke dan stroke iskemik pada pria," tulis para peneliti yang menyimpulkan dalam penelitian mereka.
Seperti yang dijelaskan, likopen adalah nutrisi tanaman dan pigmen yang memberi warna merah pada buah dan sayuran, seperti tomat. Sebanyak 85 persen likopen makanan di Amerika Utara berasal dari tomat dan produk berbasis tomat, seperti saus tomat, jus tomat, saus, atau pasta. Satu porsi tomat segar mengandung antara 4 hingga 10 miligram likopen, sementara satu cangkir jus tomat mengandung sekitar 20 miligram.
"Suplemen mungkin memberi Anda bentuk likopen murni , tetapi Anda tidak yakin mendapatkan apa yang Anda dapatkan dari makanan. Anda mungkin mendapatkan bentuk likopen yang salah dalam suplemen," Edward Giovannucci , MD, seorang profesor nutrisi dan epidemiologi di Harvard School of Public Health yang tidak terlibat dalam penelitian ini.
Baca Juga: Varian Alfa, Beta, Delta Mencuat, TKI jadi Penyebar Virus Baru Covid-19 di Jakarta
Berita Terkait
-
Menkes Ungkap Kendala Tangani Korban Gempa NTT, Warga Masih Pilih Pengobatan Tradisional
-
Bukan Cuma Bikin Kaki Kesemutan, Ini Risiko Terlalu Lama Duduk di Toilet
-
Tafsir Album Memorandum Perunggu bagi Kesehatan Mental Pekerja Muda
-
White House Secrets: Membongkar Rahasia Kesehatan Para Presiden Amerika
-
15 Jam Jalan Membuka Mata: Potret Ketimpangan Layanan Kesehatan Indonesia
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Stok Melimpah 640 Ribu Blanko, Cetak e-KTP di Kabupaten Bogor Tak Perlu Antre Lama
-
6 Fakta Tawuran 400 Anggota Gangster di Cibinong, Hingga Rudy Susmanto Turun Tangan Jam 3 Pagi
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
KPK Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Niat Ikut Demo di DPR, 5 Pelajar Asal Sukabumi Malah Dicegat Polisi di Stasiun Bogor