SuaraBogor.id - Penumpang KRL Jabodetabek di Stasiun Bogor akan divaksin COVID-19. Jumlahnya ada 1.500 penumpang.
Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan pelaksanaan vaksinasi untuk sasaran pengguna jasa KRL akan disiapkan sebanyak 1.500 dosis untuk 1.500 orang.
"Dipilihnya pengguna jasa KRL sebagai sasaran penerima vaksin, karena masuk dalam kategori rentan terpapar COVID-19," katanya.
Bima Arya mengatakan, pengguna jasa KRL adalah warga Kota Bogor dan sekitarnya yang bekerja di Jakarta atau sebaliknya.
"Di Jakarta dan Bogor saat ini tren penularan COVID-19 meningkat lagi, sehingga harus di antisipasi. Salah satu langkah antisipasinya adalah melakukan vaksinasi," katanya.
Menurut Bima, stok vaksin COVID-18 di Dinas Kota Bogor masih ada tapi jumlahnya sangat terbatas.
"Saya akan meminta tambahan vaksin lagi kepada Menteri Kesehatan, karena Bodebek (Bogor, Depok, Bekasi), termasuk wilayah yang menjadi priritas sasaran vaksinasi tahap ketiga," katanya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, mengatakan, Pemerintah Kota Bogor mendapat kiriman vaksin dari Kementerian Kesehatan, pada Rabu (2/6/2021) sebanyak 1.050 vial vaksin sinovac atau sebanyak 10.500 dosis untuk 5.250 orang sasaran.
"Vaksin itu sudah digunakan sebagian, dan saat ini posisinya sudah kurang dari untuk 4.000 orang sasaran," katanya.
Baca Juga: Klaster Pendidikan Bermunculan di Kota Bogor, Dinkes: 11 Siswa Positif Covid-19
Menurut Retno, berdasarkan Surat Edaran dari Menteri Kesehatan sasaran prioritas vaksinasi tahap ketiga adalah, orang berusia 50 tahun ke atas, komunitas tertutup seperti pondon pesantren dan lembaga pemasyarakatan, daerah zona merah, serta orang yang rentan tertular COVID-19. (Antara)
Berita Terkait
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
WFA Jelang Lebaran 2026, Jumlah Penumpang KRL Jabodetabek Turun 29 Persen Hari Ini
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Sinergi BRI dan GoPay Dorong Ekosistem Pembayaran Digital Nasional
-
Akhirnya! 7 Titik Biang Macet Puncak Bogor Mulai Dieksekusi, Simak Lokasinya
-
Bukan Rekayasa Lalin Lagi, Pemkab Bogor Siapkan Jalan Baru Tembus Perhutani di Puncak
-
Update Mini Zoo Pakansari: Pemkab Bogor Tunggu 'Lampu Hijau' dari Taman Safari
-
Diduga Kurang Konsentrasi, Warga Kabupaten Bogor Tewas Tabrak Truk di Jalan Raya Dramaga