SuaraBogor.id - Jenazah komedian Wan Abud sempat disemayamkan di rumahnya, yang berlokasi di Jalan Baitul Rohim 1 RT 05/01, Beji Timur, Beji, Kota Depok.
Menurut keterangan Ketua RW 1 Endang Suhandar, komedian bernama asli Fuad Alkhar ini baru dua bulan menjadi warganya, sebemum Wan Abud meninggal dunia.
Bahkan, almarhum hanya tinggal berdua dengan istrinya di Beji Timur Depok ini.
"Di RW ini baru dua bulan, tapi setau saya mereka sempat tinggal di RT 7 sebelumnya," tutur Endang kepada wartawan di depan rumah duka, Jumat (18/6/2021).
Endang menuturkan, dirinya menerima info ini dari terangga yang melapor ke tim satgas Covid-19.
Katanya, ada warga yang menunjukkan gejala Covid-19 seperti demam dan batuk-batuk.
"Kalau kata istrinya, terakhir itu almarhum kondangan di Jakarta," imbuhnya.
Endang tidak mengetahui apakah Wan Abud memiliki penyakit bawaan atau tidak.
Sepengatahuannya, Endang menerima kabar meninggalnya Wan Abud pada Jum'at (18/6) pagi. Setelah tim Satgas RW 1 menerima laporan pada Kamis (17/6) sore.
Baca Juga: Wan Abud Meninggal Usai Demam 5 Hari, Kapan Sebaiknya Lansia Berobat ke Dokter?
"Mungkin setelah di-swab langsung drop. Almarhum meninggal di rumah sakit pukul 12 tadi malam," ucapnya.
Endang mengaku terkejut atas meninggalnya Wan Abud. Dia mengaku masih sempat melihat Wan Abud mengendarai motor bersama istrinya satu minggu lalu.
"Kata tukang sayur langganan warga sini, almarhum masih sempat nawar pepaya belum ada seminggu lalu," paparnya.
Setelah jenazah Wan Abud dimakamkan, tim Satgas Covid-19 RW1 Kelurahan Beji Timur langsung menyemprotkan desinfektan ke seluruh area di sepanjang Jalan Baitul Rohim 1.
Sementara itu, Istri Wan Abud enggan berkomentar kepada wartawan. Dia langsung berjalan seorang diri ke Puskesmas Kecamatan Beji yang tak jauh dari rumahnya, untuk melakukan tes swab.
Kontributor : Immawan Zulkarnain
Berita Terkait
-
Massa Aksi di Balai Kota Depok Tuntut Kelanjutan Program MBG: Demi Sejahterakan Petani dan Nelayan
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Hujan Deras Picu Banjir Parah di Pasuruan
-
Bukan untuk Kantong Pribadi, Buruh Senior Depok Kawal Upah Layak bagi Generasi Mendatang
-
Integrasi Transportasi Terhambat, Pemprov DKI Sebut Pemda Depok dan Bekasi Tak Punya Anggaran
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor
-
Personel Masih Minim, BPBD Kota Bogor Kewalahan Hadapi Bencana Serentak