SuaraBogor.id - Alat Pelindung Diri atau APD berserakan di TPU Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat baru-baru ini mendapatkan perhatian dari banyak pihak.
Menanggapi hal itu, Camat Cibinong Rusliandy menjelaskan, bahwa berdasarkan laporan Satpol-PP, memang APD di TPU Pondok Rajeg tersebut milik petugas makam yang baru menguburkan jenazah.
"Sudah diperiksa sama Satpol-PP itu memang punya petugas makam," kata Rusliandy ketika dikonfirmasi, disitat dari Ayobandung.com -jaringan Suara.com, Minggu (20/6/2021).
Rusliandy menjelaskan, APD yang berserakan itu bekas digunakan oleh petugas yang selesai menguburkan jenazah. Usai dipakai petugas pemakaman, APD tersebut memang akan dimusnahkan dengan cara dibakar.
"Kalau pengakuan dari para petugas, sampah APD itu niatnya mau dibakar tapi petugas sedang istirahat dulu. Jadi APD disimpan dulu di sekolah situ," ujarnya.
Dia melanjutkan, sebelum sempat dimusnahkan, kemungkinan ada pengunjung pemakaman yang mengabadikan foto APD tersebut. Sehingga, pengunjung pemakaman menduga sampah APD sengaja dibuang di sembarang tempat.
Padahal, sambung dia, pakaian APD tersebut bukan dibuang ke area makam secara sengaja.
"Bukan sengaja dibuang. Memang belum sempat dibakar, mungkin ada pengunjung foto (APD). Tapi sekarang sudah dibersihkan," ucap Rusliandy.
Setelah mengecek lokasi pemakaman, sambung dia, pihaknya tidak menemukan adanya bekas APD yang berserakan. Lantaran APD bekas dipakai saat itu telah dimusnahkan dengan cara di bakar dan kondisi makam telah dalam keadaan bersih.
Baca Juga: Viral, APD Berserakan di TPU Pondok Rajeg, Warga: Sering Itu Mah
Sekadar diketahui, sebelumnya bereedar foto-foto berisikan APD, dan sampah plastik itu berserakan di area TPU Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
Kejadian itupun sempat viral di akun Instagram @bogor24update pada Sabtu 19 Juni 2021.Dalam unggahannya, terlihat beberapa APD yang menumpuk dan berserakan di area pemakaman.
Berita Terkait
-
Diproduksi dalam Kamar Hotel Bogor, Polisi Bongkar Praktik Pembuatan Uang Palsu
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Kampung Koboi Tugu Selatan: Ketika Alam, Tradisi, dan Inovasi Menyatu Membangun Desa BRILiaN
-
Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi
-
DPRD Kota Bogor Bahas Program dan Target PDAM Tirta Pakuan untuk Tahun 2026
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Waspada Uang Palsu Pecahan Rp100 Ribu Diduga Beredar di Bogor
-
Polda Metro Bongkar Sindikat Uang Palsu Rp620 Juta di Hotel Kemang Bogor
-
Kampung Koboi Tugu Selatan Sukses dalam Program Pemberdayaan Desa dari BRI
-
Warga Bogor Siap-siap! CFD Tegar Beriman Kembali Hadir Mulai 5 April
-
Sembilan Kali One Way! Begini Skenario Polisi Urai Kemacetan Horor di Jalur Puncak Bogor