SuaraBogor.id - Hendak jemur pakaian, warga Blender RT 04, RW 03, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki, Minggu (20/6/2021).
Diketahui, mayat laki-laki itu tergeletak di samping jalur perlintasan kereta api Kota Bogor.
Berdasarkan keterangan saksi mata sekaligus warga sekitar di lokasi kejadian, peristiwa tersebut berawal saat Sainah (60) hendak menjemur pakaian di belakang rumahnya pada Minggu 20 Juni 2021 sekitar pukul 05.30 WIB.
Namun siapa sangka, saat ia hendak menjemur pakaian ia justru menemukan jasad seorang laki-laki yang berada tak jauh dari jalur perlintasan kereta api.
"Awalnya saya mau menjemur pakaian. Tapi saya kaget di rerumputan dan di semak-semak seperti ada kaki. Saya datangi eh bener kaki manusia," katanya, disitat dari Ayobandung.com -jaringan Suara.com.
Kaget dengan apa yang ditemukannya saat itu, Sainah langsung berteriak meminta tolong.
"Saya teriak datanglah Pak Imam Subari. Terus kami langsung melaporkan ke polisi," ujarnya.
Kapolsek Tanah Sareal Kompol Indrianingtyas mengatakan, berdasarkan laporan dan hasil pemeriksaannya di lapangan, jasad tersebut merupakan warga Cimanggu Gang Pasama.
"Korban ialah Sugandi pria 24 tahun, asal Cimanggu Gang Pasama, RT 03, RW 01, Cimanggu, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor. Korban berprofesi sebagai seorang pemulung," ungkapnya.
Baca Juga: Mayat Bayi Ditemukan di Dalam Toples Biskuit Warna Hitam,Kondisinya Memprihatinkan
Dugaan sementara, korban meninggal dunia lantaran tersambar kereta api saat melintas.
"Dugaan sementara korban tersambar kereta api. Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk pendalaman," tutupnya.
Berita Terkait
-
15 Tahun Jaga Rel Tanpa Status, Penjaga Perlintasan Minta Palang Kereta Resmi yang Layak
-
Palang Bambu dan HT Patungan, Warga Pertaruhkan Nyawa Jaga Perlintasan Liar
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Bekasi Timur Berduka, Penumpang Mulai Bangkit dari Trauma
-
Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bapak-Bapak Wajib Tahu! 7 Daftar Sepeda Budget Pelajar Kualitas Juara untuk Olahraga Pagi
-
Drama Penangkapan Pengedar Obat di Cariu: Kabur ke Sawah, Berakhir di Tangan Polisi
-
Siap Gowes Pagi! 5 Rekomendasi Sepeda Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Gudang Oli di Karanggan Terbakar Hebat, Asap Hitam Selimuti Langit Gunung Putri
-
Viral! Aksi Kejar-kejaran Debt Collector di Puncak Pass Bogor, Sopir Teriak 'Begal'