SuaraBogor.id - Bagi orangtua mungkin belum semuanya mengetahui akan kesehatan bayinya sendiri. Ternyata, bayi lebih baik tidur sendiri dibandingkan bersama orangtuanya.
Bahkan American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan untuk berbagi kamar, tetapi tidak berbagi tempat tidur (satu kasur). Jika bayi tidur sendiri maka itu lebih baik untu kesehatannya.
Dilansir dari Ayobandung.com -jaringan Suara.com, penelitian baru mencoba untuk melihat efek dari tidur satu kasur dengan bayi.
"Saya ingin mempelajari masalah ini karena ini adalah salah satu topik paling kontroversial dalam penelitian tidur bayi," kata Ayten Bilgin, dosen psikologi perkembangan di University of Kent, Inggris.
"Temuan utama kami adalah bahwa berbagi tempat tidur bagi bayi dan orangtua selama enam bulan pertama tidak mempengaruhi kelekatan bayi dan ibu, juga ikatan ibu dengan bayinya," kata Bilgin.
Melansir dari USA News, studi ini menganalisis data dari 178 bayi dan orang tua mereka dari campuran kuesioner dan kunjungan langsung. Temuan ini dipublikasikan secara online di Journal of Developmental & Behavioral Pediatrics.
"Saya pikir selama orang tua berinteraksi di siang hari dengan bayi mereka, maka seharusnya tidak ada kekhawatiran tentang ikatan atau keterikatan mereka," kata Bilgin.
Studi tersebut mencatat ada bukti yang konsisten bahwa risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS) meningkat ketika bayi berbagi tempat tidur dengan orang tua mereka, bahkan tanpa situasi berbahaya.
Kondisi ini semakin meningkat jika ada orang tua menggunakan alkohol, obat-obatan, rokok atau tidur di permukaan yang empuk. Ini terutama menjadi perhatian bagi bayi kecil hingga usia 4 bulan.
Baca Juga: Kapasitas RS Covid-19 di Jawa Sudah di Atas 80 Persen, Satgas: Tak Bisa Lagi Ditoleransi!
Dalam rekomendasi tidur aman yang tercantum di situs webnya, AAP mencatat bahwa 3.500 bayi meninggal di Amerika Serikat setiap tahun karena kematian terkait tidur. Oleh karena itu, AAP merekomendasikan untuk tidak berbagi tempat tidur, meski tetap boleh satu kamar.
Kelompok tersebut juga merekomendasikan bayi tidur di boks mereka sendiri di kamar yang sama dengan orang tua mereka setidaknya selama kurang lebih 6 bulan.
"Sangat penting bahwa tidak berbagi tempat tidur tidak sama dengan tidak berbagi kamar," kata Dr. Rahul Gupta, wakil presiden senior dan kepala petugas medis dan kesehatan untuk March of Dimes.
"Itu cara sederhana untuk mengatakan bahwa hanya karena bayi mungkin tidak berada di tempat tidur Anda, tidak berarti bayi itu tidak bersama Anda. Dan memberi bayi ruang mereka sendiri untuk tidur bisa membuatnya aman, tenang, dan nyaman," tambahnya.
Tag
Berita Terkait
-
Puasa Bikin Rambut Kering karena Dehidrasi? Ini Rahasianya Agar Tetap Segar Seharian Selama Ramadan!
-
Mengapa Kita Semakin Impulsif? 5 Faktor Pemicu dari Dunia Maya
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
6 Parfum Wangi Bayi di Indomaret yang Beri Kesan Segar dan Muda
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
BGN Sentil Menu Ramadan, Instruksikan SPPG Transparan Harga: Jangan Kirim Bahan Tak Layak
-
Membangun Fondasi Masa Depan, BGN Fokus Intervensi Gizi di Dua Titik Kritis Anak
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Sabtu 28 Februari 2026
-
Viral! Sebulan Laporan Pelecehan di KRL Bogor Menggantung, Korban Akhirnya Speak Up di Medsos
-
Bogor Dikepung Cuaca Ekstrem, Menko AHY Dorong Infrastruktur Adaptif di Kota Hujan