SuaraBogor.id - Kendati marak virus corona varian Delta asal India, Satgas Covid 19 Kabupaten Bogor mengaku sementara ini tak menemukan adanya virus tersebut.
Meskipun belum lama ini dikabarkan seorang pasien Covid-19 varian Delta atau B.1617.2 ditemukan di Bekasi. Terlebih pasien tersebut sempat berkunjung ke wilayah Jonggol, Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, sudah melakukan tracking demi mengantisipasi hal yang tak diharapkan.
Namun, Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor sementara ini tidak menemukan adanya warga Jonggol yang terpapar virus corona varian Delta asal India tersebut.
"Kan ketika ada kasus di mana tempatnya, itu pasti ada tracking, itu kan wajib, itu sudah SOP. Tapi belum ditemukan, mudah-mudahan tidak lah," kata Ade Yasin kepada wartawan, Selasa (22/6/2021).
Ade Yasin juga memastikan bahwa sampai saat ini di wilayah Kabupaten Bogor tidak ditemukan adanya varus varian baru seperti yang memapar warga Bekasi tersebut.
"Belum ada di sini (Kabupaten Bogor), mudah-mudahan tidak masuk ya," kata Ade.
Untuk antisipasi termasuk di tengah melonjaknya kasus Covid-19 belakangan ini, pembatasan di Kabupaten Bogor diperketat.
Seperti memperketat razia surat bebas Covid-19 antigen atau PCR bagi pengunjung dan wisatawan dari luar Bogor.
Baca Juga: Warga Bogor Kerja di Jakarta Diharapkan Dapat Dispensasi WFH
"Antisipasinya itu lebih diperketat saja, kan kita tidak tahu si A bawa positif apa, varian baru atau enggak," tukasnya.
Kontributor : Regi Pranata Bangun
Berita Terkait
-
KPK Bongkar Dugaan Rasuah di Pemkab Bogor, Upah Pungut hingga Pengadaan Barang Disorot
-
Cerita Mencekam di Balik Tawuran Manggarai: Warga Saling Serang Pakai Petasan hingga Sajam
-
Tawuran Warga di Manggarai Pecah, 14 Perjalanan Commuter Line Bogor-Jakarta Tertahan
-
Amankan Uang Rp1,5 Miliar, Kenapa KPK Belum Tetapkan Tersangka Kasus Bapenda Kabupaten Bogor?
-
KPK Naikkan Status Dugaan Korupsi Dispenda Bogor ke Penyidikan, Uang Rp1,5 Miliar Diamankan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Stok Melimpah 640 Ribu Blanko, Cetak e-KTP di Kabupaten Bogor Tak Perlu Antre Lama
-
6 Fakta Tawuran 400 Anggota Gangster di Cibinong, Hingga Rudy Susmanto Turun Tangan Jam 3 Pagi
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
KPK Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Niat Ikut Demo di DPR, 5 Pelajar Asal Sukabumi Malah Dicegat Polisi di Stasiun Bogor