SuaraBogor.id - Warga Depok yakni RT3/RW5 Kelurahan Depok Jaya, Depok berinisiatif membuat jadwal memasak selama masa lockdown di wilayahnya.
Ketua RW5 Depok Jaya, Chaidar Syarifudin menuturkan, jadwal memasak merupakan bentuk solidaritas warga RT5 untuk 9 orang tetangganya yang dinyatakan positif Covid-19 dan sedang menjalani isolasi mandiri.
"Kesembilan orang ini berasal dari 2 keluarga yang rumahnya bersebalahan," papar Chaidar kepada SuaraBogor.id, Kamis (24/6/2021).
Sebetulnya, kata Chaidar, jadwal yang dibuat sederhana. Masing-masing warga bergantian memasak makan pagi, siang dan malam setiap hari. Selama 10 hari ke depan.
"Jadi hari ini si A yang masak, besok si B, besoknya lagi si C. Begitu saja. Kalau gak dijadwal, makanannya bisa menumpuk dan tidak termakan," imbuhnya.
Bahan masakan dibeli dengan uang hasil patungan warga yang dikoordinasikan Ketua RT. RT juga menyediakan susu, madu dan vitamin untuk mendorong kesembuhan warganya.
Secara keseluruhan, ada 18 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di RW5 Depok Jaya. Chaidar mengaku, warganya selalu saling membantu bila ada yang terkena Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri.
"Kami yang minta mereka (warga yang positif Covid) tidak kemana-mana. Tidak keluar rumah. Jadi kami bantu semaksimal mungkin agar mereka tidak berat," paparnya.
Chaidar berharap, tidak ada warganya yang merahasiakan hasil positif Covid-19.
Baca Juga: 7 Pegawai Positif COVID-19, Kantor BKPPD Cianjur di Lockdown
"Covid-19 bukan aib, tapi penyakit yang bisa kena ke siapa aja. Jadi segerakan lapor diri kalau ada yang positif, agar bisa cepat ditindak," tukasnya.
Warga RT3/RW5 me-lockdown wilayahnya sejak kemarin (23/6/2021). Namun lockdown yang berlangsung hanya penutupan jalan sementara, sambil memasang banner pemberitahuan lockdown. Sehingga pejalan kaki atau kendaraan masih bebas melintasi wilayah tersebut.
"Penetapan lockdown dan pemasangan banner hanya simbolis aja. Sekedar agar masyarakat berhati-hati dan menaati protokol kesehatan," pungkas Chaidar.
Kontributor : Immawan Zulkarnain
Berita Terkait
-
Pengeroyok Anggota TNI di Stasiun Depok Ternyata Mabuk, Satu Pelaku Masih Buron!
-
Kondisi Membaik, Anggota TNI Korban Penganiayaan di Stasiun Depok Baru Ternyata Dinas di Kemhan
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Hoaks Teror Pocong Keliling Minta Dibukakan Tali di Depok, Polisi Turun Tangan
-
Misteri Kematian WNA di Imigrasi Depok, Ditemukan Tewas di Toilet: Ini 7 Faktanya
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
Terkini
-
Masih Jadi Rekomendasi, BBRI Ditopang Kinerja dan Fundamental yang Kuat
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Bongkar Tambang Emas Liar di Bukit Pongkor, Polda Jabar Tetapkan 4 Tersangka Warga Bogor
-
Ngeri! 17 Santriwati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Ciawi, Orang Tua Minta Keadilan
-
Pakansari Jadi Pusat Kemeriahan HJB ke-544: Ada Bogor Run, Festival Budaya, hingga Pesta UMKM