SuaraBogor.id - Warga Bogor meninggal dunia setelah isolasi mandiri di rumah. Warga Bogor itu adalah warga Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
Warga Bogor itu meninggal dunia, Selasa (22/6/2021).
Ia tutup usia di kediamannya setelah menjalani isolasi mandiri selama sepekan. Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto akan mengevaluasi hal tersebut agar ke depannya tidak ada warga yang luput dari pemantauan Pemkot setempat.
“Saya kontrol di beberapa titik itu harus jalan, jadi jangan sampai ada yang luput dari pemantauan. Itu kita evaluasi semua. Jangan sampai ada warga yang meninggal di rumah tanpa ada atensi dari kita. Jadi kita benahi, kita perkuat,” kata Bima Arya.
Selain itu, dia telah memberi arahan kepada camat, lurah, puskesmas, dan RW Siaga untuk fokus melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di wilayah masing-masing.
“Jadi di situ harus ada datanya. Setiap lurah harus punya data, rumah mana saja, berapa warga yang isolasi, lalu supply obat dan logistik, surveylance-nya siapa,” jelasnya.
Sementara itu, Lurah Ciluar, Deny Ardiansyah mengatakan, sebelum meninggal dunia, warga yang bersangkutan telah menjalani isolasi mandiri dalam sepekan. Diketahui, pria berinisial B (65 tahun) itu kondisinya memburuk karena memiliki penyakit bawaan, kemudian akhirnya meninggal dunia.
Mulanya, lanjut Deni, B dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 setelah melakukan swab test antigen mandiri pada 17 Juni 2021. Adapun sehari sebelumnya, B mengalami demam serta sakit tenggorokan.
Deny menuturkan, puskesmas sempat menyarankan pasien untuk dirawat. Namun, pasien menolak dan lebih memilih isolasi mandiri di rumah.
"Beliau tidak ingin dibawa ke RS karena gejalanya juga tidak terlalu parah dan beliau juga minum obat rutin," ucapnya.
Baca Juga: Menengok Dapur Umum untuk Warga Jalani Isoman, Pernah Terima Sumbangan Lele Satu Kolam
Namun, beberapa hari kemudian, kondisi kesehatan pasien terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia.
"Beliau punya komorbid, faringitis akut serta gangguan ginjal," ungkapnya.
Kata dia, pasien sudah dimakamkan sesuai protokol kesehatan oleh petugas tempat pemakaman umum (TPU) Kayu Manis khusus Covid-19 pada Rabu, 23 Juni 2021. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, pasien sebelumnya sempat bepergian ke Kota Malang dan Solo selama delapan hari.
"Selama di Solo dan Malang hanya berkunjung ke rumah keluarga. Di Malang selama dua hari dan di Solo enam hari," ujarnya.
Sementara itu, Camat Bogor Utara, Marse Hendra Saputra mengatakan, saat ini pihak keluarga yang kontak erat dengan pasien dalam pengawasan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor.
"Rabu (23 Juni 2021) sempat diinfokan oleh kelurahan dan puskesmas. Saya bantu komunikasikan pada pemakaman dan RSUD untuk peti mayat," ujarnya.
Berita Terkait
-
Wamendagri Bima Dorong Lulusan IPDN Persiapkan Diri Menjadi Kepala Daerah Masa Depan
-
Wamendagri Bima Arya Minta Kepala Daerah Optimalkan Ketahanan Pangan dan Transisi Energi
-
Kemendagri Siap Kawal Percepatan Pembangunan PSEL di Daerah
-
Wamendagri Warning ASN: WFH Bukan Berarti Libur, Pelayanan Publik Jangan Sampai Terganggu!
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Nonton Timnas di Pakansari Besok? Simak Skema Pengalihan Lalu Lintas Polres Bogor
-
Diduga Belajar Nyetir, Pengemudi Pikap Tabrak Pesepeda dan Pedagang di Lingkar Stadion Pakansari
-
Kemarau Panjang Terjang Bogor, 52 Ribu Warga di 16 Ribu KK Alami Krisis Air Bersih
-
Satu Pakaian, Sejuta Harapan: CSR ibis Styles Bogor Pajajaran Bersama Yayasan Gemilang Indonesia