SuaraBogor.id - Biasanya satu Pohon Pisang berbuah hanya 10 hingga 15 tandan. Namun berbeda dengan Pohon Pisang aneh di Cianjur ini.
Pohon Pisang unik ini berada di Kampung Pajagan, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Pohon pisang memilik Rumansah, mencapai hingga puluhan tandan. Pohon yang tumbuh di pekarangan rumah wanita berusia 50 tahun itu tidak seperti pohon pisang pada umumnya.
Tandan pisang tersebut memanjang hampir menyentuh tanah dan terdapat ratusan buah pisang. Oleh karena itu pemilik Pohon Pisang unik itu ditopang dengan sebatang kayu agar tidak roboh. Senin (28/6/2021).
Kini Pohon Pisang milik Rumansah itu menjadi perbincangan orang.
Tidak jarang sejumlah warga yang yang melintasi rumahnya sengaja berhenti sekedar untuk memotret pohon pisang unik itu.
"Sengaja saya, pohon pisang tersebut saya tahan dengan sebuah kayu, agar tidak roboh. Pohon Pisang yang berada di pinggir jalan, jadi banyak yang lihat. Sering itu kendaraan berhenti cuma buat selfi,” kata Rumansah kepada pada wartawan.
Meski pun sudah tumbuh selama beberapa tahun, kata dia, ia tidak tahu persis jenis pohon pisang yang tumbuh di pekarangan rumahnya itu karena baru pertama kali berbuah.
“Kalau kata tengtanga dan beberapa orang yang sempat berbincang, katanya itu merupaka jenis pisang seribu, karena buahnya yang banyak," katanya.
Baca Juga: Curug Ngebul, Surga Tersembunyi di Cianjur
Rumansah mengaku, mendapatkan bibit pisang itu dari cucunya, kemudian menanamnya sekitar setahun lalu di pekarangan rumah. Sejak itu baru sekarang berbuah
"Ternyata lain dari pohon pisang umumnya, pohon pisang itu, buahnya banyak sekali. Tandannya saat ini sudah mencapai dua meter, dan kemungkinan masih akan terus memanjang. Tetapi buahnya belum matang," katanya.
Semenjak ramai menjadi perbincangan, pohon pisang Rumansah menjadi pusat perhatian. Karena keunikannya, banyak warga mendatangi pekarangan rumahnya sekedar untuk melihat dari dekat pohon pisang tersebut.
Selain itu, juga banyak warga yang yang meminta bibitnya bahkan berani membelinya.Namun, Rumansah tidak menginginkannya, karena ia ingin pohon pisang tersebut matang terlebih dahulu.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
-
Kecantikan Tersembunyi: Menyisir Canyon dan Air Terjun Cikondang
-
Ritual Belphegor di Depan Pohon Pisang: Rangkul Mitos Lokal Tanah Jawa
-
Viral Kurir Antar Paket MBG untuk Siswa SD Lewat Jalan Rusak
-
Kronologi Truk Tanki 2.400 liter BBM Terbakar di Cianjur, Sebabkan Ledakan Mencekam
-
Heboh WN Israel Punya KTP Cianjur, Dedi Mulyadi Cecar Sang Bupati
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Anggaran Turun Rp700 Miliar, Janji Rp1,5 Miliar per Desa - Beasiswa Tetap Gaspol di APBD Bogor 2026
-
Kasus Alvaro Belum Usai: Polisi Buru Kemungkinan Pelaku Lain dan Menanti Hasil DNA Rahang
-
BRI Raih Dua Penghargaan Global Atas Komitmen Keberlanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat
-
Asias Rise and New Labour Migration Opportunities to Russias Tech Hubs
-
4 Kelebihan Sepeda MTB untuk Bapak-Bapak dan Rekomendasi Harga 2025