SuaraBogor.id - Seorang pria yang masih brondong bacok istri siri. Diketahui, pria tega bacok istri itu meminta untuk pisah.
Alasan suami bacok istri itu karena keduanya cekcok, hal itu disebabkan berondong dan istri sirinya itu usianya beda cukup jauh sampai 19 tahun.
Brondong dan istri siri adalah Pelipus Pati Ndamung yang berusia 31 tahun dan Mirsa yang sudah berusia 50 tahun.
Disitat dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Pelipus Pati membacok istrinya di Gang Mawar, Banjar Jumpayah, Desa Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, pada Sabtu lalu sekitar pukul 17.00 WITA.
Pria asal Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), itu membacok istri sirinya yang berasal Banyuwangi, Jawa Timur hingga sekarat.
Akibatnya, korban menderita luka sayat di sekujur tubuh dan harus mendapat perawatan intensif di RSU Mangusada di Kapal, Badung.
Usai penganiayaan bera terjadi, pelaku dan barang bukti pun langsung diamankan oleh pihak kepolisian.
Kanit Reskrim Polsek Mengwi, Badung, Iptu Ketut Wiwin Wirahadi saat dikonfirmasi pada hari Minggu menerangkan bahwa dari hasil pemeriksaan dan interogasi pelaku, penganiayaan berat itu ditengarai adanya perdebatan antara korban dan pelaku di kamar kos.
Dugaan sementara motif prahara rumah tangga pasutri beda usia yang berujung pembacokan itu, bermula dari keduanya sepakat untuk mengakhiri status nikah siri dan ingin pisah.
Baca Juga: Wacana PPKM Darurat, Menteri Luhut Dikabarkan Jadi Koordinator
“Keduanya sepakat ingin pisah karena perbedaan usia itu. Tiba-tiba ada perdebatan lalu pelaku mengambil golok dan menganiaya korban,” ungkap Wiwin.
Menurut, Iptu I Ketut Wiwin Wirahadi, korban mengalami sejumlah luka sayatan di wajah, kepala, tangan, dan bagian tubuh lain.
“Korban belum bisa dimintai keterangan karena masih dirawat. Dia masih sadar tapi lukanya cukup serius,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Membaca Patiwangi: Merenungi Suara Perempuan Bali Lewat Goresan Puisi Oka Rusmini
-
Denyut Tradisi Bali dalam Bait-Bait 'Saiban' Karya Oka Rusmini
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Desa Les: Fondasi Kolaboratif bagi Ketahanan Desa Berkelanjutan
-
Desa Sejahtera Astra Les Bali: Garam, Laut, dan Masa Depan Berkelanjutan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Dihadiri Ustaz Maulana, Pengajian TP-PKK di Masjid Nurul Wathon Sedot Perhatian Warga Lintas Daerah
-
Mulai dari Kebun Raya Hingga Puncak, Ini Daftar Rute Bus Listrik Baru di Bogor
-
Akses Menuju Kantor Pemkot Bogor Baru Mulai Dibangun, Nilai Proyek Tembus Rp11,5 Miliar
-
Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor