SuaraBogor.id - Sebuah video yang memperlihatkan pernyataan Habib Zein Assegaf untuk sosok Habib Rizieq beredar di media sosial. Pada video itu, Habib Zein Assegaf sebut Habib Rizieq diperalat oleh kelompok taliban dan wahabi.
Menurut Habib Zein Assegaf, tingkah dan ceramah Habib Rizieq Shihab sudah keluar dari ajaran para Habaib lantaran pergerakan mantan pimpinan FPI itu ekstrim dan radikal.
Menurut Habib Zein Assegaf, leluhur Habaib sejak dulu tidak ada yang bergerak dan berdakwah secara radikal seperti yang dilakukan Rizieq Shihab.
“Sebenarnya sosok Rizieq ini, yang dilabeli Habib, kebetulan di Indonesia Habib ini masih menjadi ikon. Kenapa? Karena sejarah para Habib dulu. Saya kasih tahu ya, Habib leluhur saya dulu tidak ada pergerakannya seperti Rizieq ini. Ekstrimis, radikal,” ujar Habib Zein Assegaf, disitat dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Rabu (30/6/2021).
Hal itu diungkapkan Zein Assegaf dalam video wawancara yang ditayangkan kanal Youtube Mynamezigy, seperti dilihat pada Rabu 30 Juni 2021.
Dalam tayangan video berjudul ‘Warning dari Habib Zein Assegaf’ tersebut, Habib Zein juga mengungkapkan perbedaan antara Habib dan non Habib.
Menurutnya, Habib jika berdakwah pastinya dengan sopan santun. Sementara non Habib, saat berdakwah cenderung radikal.
Oleh karena itu, ia menilai Rizieq Shihab yang kerap berdakwah secara radikal sudah keluar dari ajaran leluhur para Habaib.
“Itu yang membedakan Habib dan non Habib. Habib dakwahnya santun. Yang non Habib cenderung radikal. Ini ada fenomena Rizieq ini apa? Dia sudah ke luar dari leluhur para Habaib,” ujar Habib Zein Assegaf.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Fadli Zon Siap Mundur dari DPR Jika Habib Rizieq Dipenjara?
Selain itu, Habib Zein juga menyebut Rizieq telah dijadikan alat atau diperalat kelompok Taliban dan Wahabi di Indonesia.
“Ini Rizieq ini sudah digunakan alat oleh kelompok-kelompok Taliban atau khawarij atau Wahabi,” ungkapnya.
Kelompok Taliban maupun Wahabi, kata Zein, memanfaatkan gelar Habib yang disandang Rizieq untuk memperluas pengaruh mereka di Indonesia.
“Kenapa dia pakai? Karena di Indonesia itu Habib masih dihargai. Coba kalau dia bukan habib, gak ada yang mau ngikut itu,” tuturnya.
Maka dari itu, Habib Zein Assegaf meminta kepada Rizieq Shihab agar tak memanfaatkan gelar Habaib yang disandangnya untuk kepentingan pribadi dan ambisinya di Indonesia.
“Jadi tolonglah jangan memanfaatkan nama-nama habib ini, untuk kepentingan ambisinya,” jelas Habib Zein lagi,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
Tak Cukup Utus Menlu, Habib Rizieq Desak Prabowo Sampaikan Duka Cita Terbuka untuk Ali Khamenei
-
Dianggap Menista Salat, Habib Rizieq Minta Netflix Hapus Konten Mens Rea
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Intip 5 Pilihan Sepeda yang Cocok dengan Gaya Hidup ASN
-
Dari Puncak hingga Naringgul, Ini Daftar Titik Rawan Bencana di Jalur Utama Cianjur
-
Dividen BRI Rp52,1 Triliun Disahkan, Perkuat Nilai Bagi Pemegang Saham
-
Ekspansi BRI ke Timor Leste, Pegadaian Buka Cabang Perdana