SuaraBogor.id - Lurah Pancoran Mas terancam diberhentikan. Hal itu diketahui dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, usai melakukan pemeriksaan terhadap lurah berinisial S tersebut.
Lurah Pancoran Mas berinisial S terancam diberhentikan terkait acara hajatan pernikahan putrinya, di hari pertama penerapan PPKM darurat yang viral di media sosial, tanpa memedulikan protokol kesehatan.
Kepala BKPSDM Kota Depok Supian Suri mengatakan, pihaknya telah memeriksa Lurah S dan dari hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP) diduga ditemukan pelanggaran kebijakan pengetatan di masa PPKM Darurat. BKPSDM akan membentuk Tim Pemeriksaan Khusus (Riksus) atas kasus tersebut.
“Lurah S sudah kami BAP dan masih kami proses. Kami juga sudah membentuk Tim Riksus,” ujar Supian Suri saat dikonfirmasi dikutip dari Hops.id -jaringan Suara.com, Rabu (7/7/2021).
Saat ditanyakan apa sanksi terberat yang mungkin diputuskan terkait peristiwa tersebut, Supian menyebutkan bahwa sanksi terberat adalah pemberhentian Lurah S sebagai lurah.
“Sanksi terberat yah pemberhentian,” singkat Supian.
Susi bilang tenggelamkan
Diberitakan sebelumnya, pada Sabtu (3/7/2021), Lurah Pancoran Mas berinisial S menggelar acara hajatan pernikahan putrinya bertempat di Gang H. Syuair, RT 001/ RW 002 Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat di hari pertama pelaksanaan PPKM Darurat pada tanggal 3 Juli 2021.
Acara tersebut menjadi viral lantaran terdapat video dimana saat hajatan berlangsung tidak menerapkan protokol kesehatan lantaran menciptakan kerumunan. Terdapat acara tari-tarian daerah yang diikuti oleh para tamu tanpa memerhatikan protokol kesehatan jaga jarak.
Baca Juga: Dipaksa Pembeli Layani Makan di Tempat, Tukang Bubur Ini Kena Denda Rp 5 Juta Langgar PPKM
Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok pun langsung melakukan penyegelan dan memasang garis barikade di kediaman lurah. Acara tersebut pun dibubarkan.
Peristiwa ini menyulut emosi netizen lantaran lurah dinilai tak bisa menjadi contoh masyarakat yang baik di saat penerapan PPKM darurat. Tak hanya masyarakat yang dibuat geram, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pun ikut angkat bicara terkait hal ini.
Dalam akun twitternya @susipudjiastuti, Minggu (4/7/2021), Susi menge-twitt “Tenggelamkan!! Serius!!,” kata Susi.
Twitt Susi mendapatkan likes sebanyak lima ribu likes dari para pengguna twitter.
PNS harus pro aktif
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terlibat aktif dalam upaya penanganan pandemi Covid-19, termasuk dalam menyukseskan vaksinasi yang tengah diakselerasi oleh pemerintah.
Berita Terkait
-
Massa Aksi di Balai Kota Depok Tuntut Kelanjutan Program MBG: Demi Sejahterakan Petani dan Nelayan
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Bukan untuk Kantong Pribadi, Buruh Senior Depok Kawal Upah Layak bagi Generasi Mendatang
-
Integrasi Transportasi Terhambat, Pemprov DKI Sebut Pemda Depok dan Bekasi Tak Punya Anggaran
-
Misteri Sosok Kamila Hamdi: Identitas Asli atau Akun Retasan di Balik Teror Bom 10 Sekolah di Depok?
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
BRI InFrame 2026 Ajak Masyarakat Abadikan Geliat Ekonomi Indonesia
-
Baru Bertindak Usai Viral di Medsos, DLH Kota Bogor Kandangkan Truk Sampah Penambal Triplek
-
Kasus Korupsi di Bogor Disorot Tajam
-
Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok
-
Sabu Rp25 Miliar dalam Karung Beras: Kakek 61 Tahun Ditangkap di Parung Bogor