SuaraBogor.id - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, yakni Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas sindir pemerintah. Putra bungsu mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diduga menyindir soal negara gagal.
Pernyataan poltisi Demokrat Ibas itu muncul saat kasus Covid-19 di Indonesia melejit. Ia pun sampai menyinggung soal ‘failed nation’ atau negara gagal.
Menurut Ibas, Indonesia tercinta kita ini janganlah sampai menjadi negara gagal hanya karena negara tidak mampu menyelamatkan rakyatnya.
“Jangan sampai negara kita disebut ‘failed nation’ akibat ketidakmampuan Negara selamatkan rakyatnya,” ujar Ibas, disitat dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Rabu (7/7/2021).
Ia menerangkan bahwa situasi di mana banyak anggota keluarga, sahabat, dan kolega yang terinfeksi Covid-19 hingga meninggal dunia menunjukkan bahwa Covid-19 semakin mengganas.
Oleh karena itu, Ibas pun mempertanyakan kira-kira hingga kapan situasi ini akan terjadi di Tanah Air.
“Sampai kapan bangsa kita terus begini?” tanya sang putra bungsu Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.
Seperti diketahui, kasus positif Covid-19 bertambah 31.189 pada hari Selasa kemarin, 6 Juli 2021.
Dengan penambahan itu, total kasus positif di Indonesia kini mencapai 2.345.018 sejak pertama kali diumumkan oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi pada awal Maret 2020 lalu.
Baca Juga: Ungkap Keinginan Jane Shalimar, Annisa Pohan Beri Pesan Menyentuh ke Sang Anak
Merujuk data Satgas Penanganan Covid-19, dari total kasus positif, sebanyak 1.958.553 di antaranya telah sembuh.
Pasien yang sembuh bertambah 15.863 dari hari sebelumnya. Kemudian pasien yang meninggal dunia kini mencapai 61.868 orang atau bertambah 728 dari hari sebelumnya.
Jumlah spesimen yang diperiksa sebanyak 134.306. Jumlah kasus aktif berkisar 324.597 kasus per Selasa kemarin.
Penambahan pasien positif dan meninggal dunia pada Selasa kemarin disebut merupakan rekor baru selama virus Corona mewabah di Indonesia.
Sebelumnya, rekor kasus dalam sehari terjadi pada Senin, 5 Juli 2021, dengan 29.745 kasus positif dan 558 pasien meninggal.
Tag
Berita Terkait
-
Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok
-
Film 'Kupilih Jalur Langit' Resmi Tayang di Bioskop Indonesia!
-
Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 62 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
Apa Itu Amandemen ke-25? Didorong untuk Lengserkan Trump Pasca Kekalahan AS dari Iran
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Situasi Memanas di Tanah Sareal: Warga Tantang Oknum Pencopot Spanduk Tolak Sampah
-
Cek Line-up PBB 2026: 24 Musisi Siap Guncang Bogor, Dari Nadin Amizah Hingga The Adams
-
Hemat dan Berkualitas! 5 Rekomendasi Sepeda Harga Rp1 Jutaan Terbaik Mei 2026
-
Daftar Lengkap Pemenang APFI 2026: Dari Tragedi Banjir Hingga Kutukan Mandalika
-
Gandeng Satpol PP, Kemendagri Luncurkan Strategi Indonesia ASRI Demi Keamanan dan Keindahan