SuaraBogor.id - Eks politisi PAN Amien Rais kerap melakukan kritik kepada pemerintah. Namun sangat mengejutkan, baru-baru ini Amien Rais dukung pemerintah terkait pemberlakuan PPKM darurat.
Dukungan Amien Rais kepada pemerintah itu diungkapkan pada konferensi pers peluncuran Buku Putih TP3 yang disiarkan di YouTube. Disana, Amien Rais menanggapi soal penanganan COVID-19 oleh pemerintah pusat saat ini, pun juga langkah penerapan PPKM Darurat.
Menurut Amien Rais, pemerintah pusat kini sedang berada pada kondisi yang pontang-panting akibat mengatasi Corona di masa PPKM darurat.
“Pemerintah sekarang ini tampak pontang-panting. Gegara merebaknya virus Corona dan terkesan bangsa kita sekarang masuk ke dalam chaotic situation, situasi chaos. Situasi acakadut, simpang siur,” katanya, disitat Suarabogor.id dari Hops.id -jaringan Suara.com, Kamis (8/7/2021).
Lebih lanjut mantan Ketua MPR ini menilai, pemerintah pusat dan daerah kerap tidak sejalan terkait penanganan COVID-19.
Ditambah lagi, soal keberadaan buzzer di media sosial yang dia nilai semakin membuat situasi makin gaduh di tengah meningkatnya kasus virus Corona di berbagai wilayah.
Meskipun kerap melontarkan kritikan terhadap pemerintah, Amien Rais mendukung dan mendoakan pelaksanaan PPKM Darurat agar bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
“Tapi bagaimanapun, kita tetap harus berusaha dan berdoa mudah-mudahan ya PPKM darurat yang dilaksanakan oleh pemerintah bisa mencapai tujuannya,” ujarnya.
Amien Rais juga mengingatkan kepada sejumlah pihak yang berniat dan berupaya mengambil keuntungan di masa sulit pandemi Covid-19 seperti sekarang, terutama para koruptor.
Baca Juga: Aturan Lengkap Setelah 6 Ruas Jalan Protokol Kota Solo Ditutup
Anak Amien Rais pernah diajukan jadi menteri Jokowi
Beberapa waktu lalu, PAN pernah menawarkan kadernya untuk masuk kabinet Presiden Jokowi dan Maruf Amin.
Pernyataan itu disampaikan Wakil Bendahara Umum PAN Rizki Aljupri pada Juli 2020 silam.
“Saya pribadi yakin Presiden Jokowi tidak pernah bersandiwara jika terkait nasib 267 juta rakyat Indonesia. Hal ini tecermin dari track record beliau yang selalu memprioritaskan nasib rakyat kecil dalam setiap proses pengambilan kebijakan,” kata Rizki.
Rizki kemudian mengatakan partainya siap membantu Jokowi di dalam pemerintahan. Ia menawarkan kader-kader terbaik PAN, termasuk anak Amien Rais yang kini menjadi Ketua DPP PAN Bidang Pengembangan Organisasi dan Keanggotaan (POK), Mumtaz Rais.
“Pada dasarnya PAN siap jika diminta oleh Presiden Jokowi untuk turut berkontribusi di dalam pemerintahan. Beberapa nama yang mengemuka di internal adalah Mas Soetrisno Bachir (Ketua Wanhor DPP PAN), Eddy Soeparno (Sekjen DPP PAN), Teguh Juwarno (eks Ketua Komisi VI DPR RI), dan Mumtaz Rais (Ketua POK DPP PAN),” imbuhnya.
Berita Terkait
-
SKD Sekolah Kedinasan 2026, Pemerintah Resmi Tetapkan Nilai Ambang Batas
-
Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat
-
Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 18 hari, Cuti Bersama 8 Hari
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN
-
Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung
-
KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN
-
OTT Ke-20 KPK Terkait HGB Bogor: Seret Pejabat BPN, Eks Bupati Kebumen, dan Bos Summarecon
-
BRI Sabet Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Konsisten Dukung Kemajuan Olahraga Indonesia