SuaraBogor.id - Jalan Setu Pedongkelan jebol oleh pengendara motor, jala itu berlokasi di Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Sebelumnya, Jalan Setu Pedongkelan ditutup sejak Kamis (8/7/2021) sore. Namun penutupan jalan hanya bertahan selama satu jam.
Sejumlah pengendara motor dan warga setempat dengan mudah membuka jalan. Sebab, setelah petugas Satpol PP dan Kepolisian dari Jakarta Timur membentangkan beton untuk menutup jalan, tidak ada satu pun yang menjaga tutup jalan tersebut.
Jalan Setu Pedongkelan adalah jalur alternatif terdekat bagi pengguna jalan yang menghindari penyekatan lalu lintas di Jalan Raya Bogor.
Jalan ini terletak di perbatasan Depok dan Jakarta Timur. Dengan lebar yang tidak sampai 6 meter, jalan menghubungkan Cimanggis, Depok dengan Pekayon, Jakarta Timur.
Akibat penutupan jalan ini, ratusan pengendara motor sempat tidak bisa melintas dan menimbulkan kemacetan di kedua arah.
Menurut keterangan warga sekitar, A, Jalan Setu Pedongkelan baru ditutup hari ini.
"Sampai tadi sebelum ashar, motor masih bisa lewat. Setelah ashar baru ditutup semuanya," katanya.
Menurut pantauan SuaraBogor.id, warga yang prihatin pada pengendara motor, sempat bergantian menjadi juru parkir.
Mereka mengarahkan pengendara motor melintas secara bergantian di bahu jalan, perbatasan antara jalan Setu Pedongkelan dan badan jalan.
Baca Juga: Warga Kota Bandung Boleh Lewati Jalan yang Ditutup dengan Syarat Ini
Menurutnya, warga mengerti kesulitan para pengendara motor. Karena itu, mereka berinisiatif membantu.
"Kalau petugas kan enak digaji negara. Kalau rakyat begini kan tidak bisa makan kalau tidak bekerja," tuturnya.
Dia pun mengaku tidak keberatan banyak pengendara yang melintasi Jalan Setu Pedongkelan setiap hari.
"Toh mereka bikin macet hanya pagi dan sore saja," pungkasnya.
Kontributor : Immawan Zulkarnain
Berita Terkait
-
Keceriaan HUT RI di Balik Jeruji Lapas Cipinang: Lomba Makan Kerupuk hingga Tahan Tawa
-
Polisi Ungkap Tersangka Mutilasi Depok Positif HIV Sejak Februari 2026
-
Penataan Pasar Cisalak, Ratusan Lapak Ilegal Dirobohkan
-
Saepul Pelaku Mutilasi Depok Ternyata Idap HIV, Bawa Obat Saat Jalani Rekonstruksi
-
Kasus Mutilasi Saepul, Pakar UGM Ingatkan Aplikasi Kencan Tak Bisa Disalahkan Begitu Saja
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
HUT ke-81 RI, BRI Perluas Dampak Ekonomi Lewat 8 Kontribusi bagi Negeri
-
Nama Disebut di Pidato Kenegaraan, Realitas Hidup Susanah Tetap Bertumpu Pada Upah Rp700
-
Disebut Pengupas Bawang oleh Prabowo, Susanah Ternyata Penjahit Lap dan Pencuci Ompreng SPPG
-
Baru Jadi Dirusak Tangan Jahil, Mural Kemerdekaan Bawah Flyover Cileungsi Jadi Korban Vandalisme