SuaraBogor.id - Bagi masyarakat yang belum divaksin Covid-19 agar menyimak baik-baik, jadwal vaksinasi di Kabupaten Bogor berikut dengan syarat dan ketentuannya.
Bupati Bogor Ade Yasin membeberkan persyaratan yang perlu dipenuhi warganya agar bisa divaksinasi Covid-19 gratis. Salah satunya, wajib memiliki kartu tanda penduduk (KTP) Kabupaten Bogor.
Ade Yasin menyebutkan, bahwa kini vaksinasi tak hanya digelar di rumah sakit dan puskesmas. Warga yang berusia 18 tahun ke atas sudah bisa mengakses layanan vaksinasi gratis di seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor.
“Target kami minimal 60 persen. Kalau sudah 60 persen masyarakat Kabupaten Bogor divaksinasi, nanti gak akan ada lagi polisi jaga-jaga di jalan, makanya ikut vaksin,” imbuh Ade di Cibinong, disitat dari Bogordaily.net -jaringan Suara.com, Selasa (13/7/2021).
Pelaksanaan vaksinasi massal ini diselenggarakan oleh Satgas Penanganan Covid-19 tingkat kecamatan secara rutin, setiap hari Senin dan Rabu selama bulan Juli. Adapun pendaftaran pelayanan vaksinasi dibuka mulai pukul 07.30 WIB dan ditutup pukul 14.00 WIB.
Untuk petugas vaksinasi, sambung Ade Yasin, melibatkan guru SD atau SMP sebanyak 30 orang, serta staf kecamatan sebanyak 10 orang sebagai petugas registrasi atau administrasi.
“Adapun tenaga vaksinator berasal dari 101 puskesmas yang ada di wilayah kecamatan masing-masing dan untuk petugas keamanan, terdiri dari unsur Polsek, Koramil, Satpol PP Kecamatan serta Linmas,” ujarnya.
Ade Yasin yang juga sebagai ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten ini menargetkan sasaran vaksinasi minimal 2.000 orang per-kegiatan dan diprioritaskan bagi penduduk ber-KTP Kabupaten Bogor atau berdomisili di Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Bukan dari Hibah, Menkes Ungkap Asal Vaksin Sinopharm Berbayar Untuk Individu
Tag
Berita Terkait
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global
-
Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak
-
Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Lautan Manusia di Tugu Kujang, Dua Ambulans Terjebak Konvoi Kemenangan Persib di Bogor
-
Misteri Tragis Flyover Sholis Bogor, Alasan Korban Pamit Ngopi hingga Pelaku Diringkus
-
7 Fakta Pengejaran Pelaku Pembunuhan Wanita di Yasmin Bogor: Mobil Terguling hingga Sosok Korban
-
Pelaku Sudah Ditangkap, Kapolresta Bogor Kota Janji Bongkar Motif Pembunuhan
-
Mata Ditutup Kain dan Leher Disayat, Pelarian Pembunuh AAA Berakhir Tragis di Jalanan Bogor