SuaraBogor.id - Aparat gabungan melakukan penyekatan lalu lintas (lalin) di 12 titik se-Kota Depok. Selain dari unsur Polri, penyekatan di Depok pada malam takbiran Idul Adha juga akan dilakukan TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub).
Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Metro Depok, AKBP Ojo Ruslani menuturkan, penyekatan di Depok ini merupakan bagian dari upaya pengamanan Kota Depok di malam takbiran Idul Adha 1442 H/2021 M yang jatuh pada Selasa, 20 Juni 2021.
"Penyekatan dilakukan sesuai protokol tetap (protap) yang selama ini dilakukan untuk mengurangi mobilitas kendaraan di masa PPKM Darurat," ungkapnya kepada SuaraBogor.id, Senin (19/7/2021).
Ojo menyebutkan, 12 titik penyekatan terdiri dari 5 titik yang dilakukan Polres Metro Depok dan 7 titik yang dilakukan Polsek di tiap kecamatan.
Dua titik penyekatan yang dilakukan Polres Depok terletak di depan pintu masuk Universitas Indonesia (UI).
Titik pertama, kata Ojo, Menyekat arus kendaraan dari Jalan Margonda ke arah Jakarta.
Titik kedua, menyekat kendaraan dari Jalan M. Jasin atau Kelapa Dua ke arah Jakarta.
Titik ketiga di depan SPBU Cilangkap, Jalan Raya Bogor, Kecamatan Cilodong.
Titik keempat, di Jalan Raya Parung-Ciputat Kecamatan Bojongsari.
Baca Juga: Bacaan di Antara Takbir Sholat Idul Adha, Wajib Diketahui
Titik kelima di Jalan Raya Bogor arah Jalan Ir. H. Juanda.
"Kalau penyekatan yang dilakukan oleh Polsek, ada 2 di Cimanggi, 2 di Cinere, 1 di Beji, 1 di Pancoran Mas dan 1 di Sukmajaya," paparnya.
Selain penyekatan, aparat gabungan juga dikerahkan ke sejumlah titik yang dinilai berpotensi dilalui pawai masyarakat.
Sebagaimana Surat Edaran Menteri Agama, kata Ojo, masyarakat dilarang melakukan pawai di malam takbiran. Baik itu dengan berjalan kaki ataupun dengan kendaraan alam takbiran dilarang ada pawai.
"Jadi malam ini ada 2 (rencana) ya. Pertama penyekatan, kedua pengamanan berupa pemantauan dalam rangka mengantisipasi pawai," imbuhnya.
Menurut Ojo, Polres Metro Depok akan menerjunkan 192 personel untuk aksi pengamanan malam ini.
Berita Terkait
-
Ketangkap Usai Bobol Minimarket: Pria di Depok Ngaku Habiskan 70 Bungkus Roko Sendiri
-
Penyelundupan Baby Lobster Rp5,8 Miliar Terungkap, Dua Kurir Mengaku Sudah 10 Kali Beraksi
-
Pegawai Rutan Depok Dibayar Rp1 Juta Tiap Bawa Sabu untuk Napi
-
Dua Pegawai Rutan Depok Diduga Jadi Penyedia Sabu dan Alat Musik untuk Pesta Narkoba
-
Yusril Buka Suara Soal Dugaan Pesta Sabu di Rutan Depok
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Bobotoh Persib 16 Tahun di Bogor
-
Dikenal Baik dan Sopan, Bobotoh 16 Tahun yang Tewas di Bogor Bikin Teman Sekampung Tak Percaya
-
Pesan Terakhir Bobotoh Persib 16 Tahun Sebelum Tewas: 'Berangkat ya, Van'
-
Pulang Nonton Persib, Bobotoh 16 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Jalan Raya Jakarta - Bogor
-
Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang