SuaraBogor.id - Arif Mardiansyah sakit keras hingga tergeletak lemas di kontrakan. Bahkan badan Arif Mardiansyah kurus tinggal tulang berbungkus kulit.
Arif Mardiansyah adalah pemuda 21 tahun. Arif Mardiansyah terbaring lemas, karena badannya yang sangat kurus kerontang, bahkan hanya tersisa tulang, dan kulit.
Arif Mardiansyah tinggal di kontrakan Kampung Ciajag, RT 02/1, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur.
Bahkan Arif Mardiansyah sudah tidak kuat untuk berdiri. Sehingga dirinya terpaksa harus buang air di dalam kamarnya yang berukuran sekitar 1 X 2, Senin (26/7/2021).
Berdasarkan infromasi yang diperoleh, Arif Mardiansyah yang tinggal bersama neneknya tersebut tercatat sebagai warga Kampung Cibinong, RT02/87, Desa Ciwalen, Kecamatan Warungkondang.
Sebelumnya, masyarakat sekitar kontrakan yang Arif Mardiansyah tinggali tidak mengetahui bahwa Arif Mardiansyah terbaring lemas karena penyakit penderitanya.
Arif Mardiansyah baru diketahui warga sekitar setelah ketua RT setempat melakukan pengcekan bersama warga lainnya setelah mendapatkan informasi dari Kepala Desa setempat.
"Setelah mendapatkan infromasi dari Pak kades, saya ditemanin beberapa warga langsung mencarinya, tidak lama kemudian, memang benar ada warga yang terbaring sakit, dan sudah dalam keadaan kurus kering," kata Ude (54) Ketua RT02/1, Desa Sirnagalih pada wartawan di rumahnya.
Menurutnya, Arif Mardiansyah tinggal berdua bersama neneknya yang mengalami kekurangan dalam pendengaran itu, baru menempati rumah sekitar satu bulan yang lalu, namun semenjak pindak tidak melakukan laporan perpindahan.
Baca Juga: Ringsek! Ambulans Antar Pasien Kecelakaan di Cianjur
"Semenjak AM dan neneknya itu tinggal, mereka tidak melapor, sehingga kita tidak mengetahui kalau AM tengah sakit dan terbaring lemas didalam kamarnya. Berdasarkan Kartu Keluarga (KK) AM dan Nenenknya itu tercatat sebagai warga Desa Ciwalen, Kecamatan Warungkondang," jelasnya.
Ia menyebutkan, berdasarkan keterangan Arif Mardiansyah, dirinya menderita penyakit paru paru, dan sudah dideritanya hampir selama satu tahun. Bahkan dirinya belum sempat berobat karena tidak mempunyai biaya.
"Karena terbaring lemas, dan kurus, saya langsung menghubungi Puskesmas Cilaku untuk meriksanya, pada Minggu (25/7/2021) malam, bahkan akan langsung dibawa kerumah sakit untuk segera ditindak lanjuti, namun pihak keluarganya masih mempertimbangkannya," jelas Ude
Ube mengatakan, dirinya bersama warga serta Kepala Desa Sirnagalih akan tetap berusaha membawa Arif Mardiansyah ke Rumah Sakit. Jika memang masih belum ada keputusan dari keluarganya.
"Meskpun AM tidak tercatat sebagai warga saya, saat ini saya tengah berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait untuk membawanya berobat, karena kondisinya yang sangat menghawatirkan, dan oleh petugas Puskesmas pun dirinya memang harus segera menjalani perawatan intensif," ungkpanya.
Sementara itu, semenjak warga disekitar rumah kontrak Arif Mardiansyah tinggal mengetahui hal tersebut, beberapa warga tampak memberikan beberapa bantuan, seperti pakaian, popok dan makanan.
Berita Terkait
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Apa yang Tidak Boleh Dilakukan saat Campak? Ini Cara Aman Menghadapinya
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
H+5 Lebaran: Arus Balik Cianjur Masih Padat Merayap, Motor Mendominasi Jalur Puncak!
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Sentul City Jadi Basis Penipuan Daring, 13 WNA Jepang Diusir dari Indonesia
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Publik Tuntut Transparansi Terkait Karut Marut Pengadaan Sarana Pendidikan
-
Penduduk Terbanyak se-Indonesia, Kabupaten Bogor Bakal Punya 1.000 Satuan Pelayanan Gizi
-
Viral Menu Buruk Makan Gratis, Kepala Badan Gizi: Itu Hanya Sebagian Kecil dari 25 Ribu Titik