SuaraBogor.id - PPKM Level 4 berakhir pada hari ini Senin (2/8/2021), kondisi lalu lintas di jalur Puncak Cianjur mulai padat dilalui kendaraan.
Jenalng malam ini, kondisi lalu lintas di sejumlah titik kawasan Puncak Cianjur seperti di Cipanas-Puncak terlihat padat.
Pantauan dilokasi, volume kendaraan terlihat cukup tinggi sejak siang hingga malam menjelang, dari arah Cianjur atau sebaliknya dari arah Puncak, laju kendaraan tersendat di sejumlah titik seperti Jalan Raya Pacet, Jalan Raya Pasekon, hingga Jalan Raya Hanjawar.
Antrian kendaraan terlihat di sejumlah tempat makan yang banyak terdapat di sepanjang jalan tersebut.
Antrian kendaraan menuju arah Bogor sempat terlihat mulai dari Pasar Cipanas, namun kendaraan tetap bergerak dengan laju tersendat selama beberapa menit.
Namun upaya cepat petugas dengan melakukan rekayasa arus, membuat antrian tidak sampai memanjang dari kedua arah.
Anggota Satlantas Polres Cianjur, Erwin mengatakan menjelang berakhir PPKM level 4, volume kendaraan sudah terlihat meningkat sejak pagi hingga siang menjelang, sehingga pihaknya melakukan sejumlah rekayasa guna mengantisipasi terjadinya macet dengan laju kendaraan terhenti.
"Sejak pagi hingga siang menjelang, volume kendaraan terus meningkat baik roda dua maupun roda empat. Sebagian besar kendaraan yang melintas didominasi bernopol Cianjur. Hanya beberapa bernopol luar kota, " katanya.
Tingginya volume kendaraan hingga malam menjelang, terlihat di sejumlah tempat makan yang sudah kembali buka, seperti rumah makan di Jalan Raya Pacet dan Jalan Raya Pasekon, dimana area parkir rumah makan, penuh dengan kendaraan yang didominasi bernopol luar kota, namun pengelola tetap menerapkan prokes ketat.
Baca Juga: Kemenperin PowerAce Digimodz 2021, Lomba Desain Kendaraan Listrik Roda Tiga bagi UMKM
"Kami tetap menerapkan prokes dengan jumlah tamu yang makan ditempat tidak lebih dari setegah kursi dan meja yang tersedia. Rata-rata tamu sudah faham dengan aturan tidak lebih dari 20 menit. Kami berharap PPKM tidak diperpanjang lagi, " kata Aldi pengelola rumah makan di Jalan Raya Cipanas. [Antara]
Berita Terkait
-
PEVC 2026 Dorong Indonesia Jadi Pemain Utama Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Penyebab Utama Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Ketimbang Buatan Eropa
-
Sindikat Curanmor Sumatera Terbongkar, 12 Tersangka dan 21 Motor Diamankan
-
Beli Kendaraan Makin Ringan, Ada DP 0% hingga Hadiah Motor Listrik
-
Ketika Kendaraan Listrik Melesat Lebih Cepat daripada Ekosistemnya
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan
-
Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak
-
Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang
-
20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor
-
Dini Hari Kelam di Cigudeg, Motor Trail Honda CRF Milik Warga Wargajaya Raib