SuaraBogor.id - Pemerintah resmi perpanjang PPKM Level 4 pada Senin (2/8/2021) malam, menanggapi hal itu Seorang peramal kondang Denny Darko mengatakan, bahwa Jokowi mendengar jeritan para tenaga kesehatan (Nakes).
Denny Darko mengatakan, banyak masyarakat yang menjerit dengan kondisi pandemi Covid-19 yang saat ini terjadi di Indonesia, pun juga jeritan nakes.
Melalui kartu tarot andalannya, Denny Darko menilai Jokowi sudah menimbang apa yang akan terjadi di lapangan.
“Saya melihat pidato Jokowi ini sudah menimbang apa yang terjadi di lapangan, yang mana masyarakat ada yang menginginkan perpanjangan atau tidak,” ucap Denny, menyadur dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Selasa (3/8/2021).
Peramal tersebut juga menilai bahwa meskipun beberapa pihak lainnya meminta pelonggaran, akan tetapi Jokowi tidak ingin mengambil risiko yang terlalu jauh sehingga berpotensi terjadi lonjakan covid kembali.
Selanjutnya, Denny menilai bahwa Jokowi telah mendengar keinginan dari beberapa pihak yang khawatir terkait pandemi Covid-19.
Sehingga, atas pertimbangan tersebut Jokowi akhirnya memperpanjang PPKM kembali.
“Pak Jokowi ini mendengar dari keinginan beberapa tenaga kesehatan (nakes,red), ahli epidemiologi, dan pihak yang khawatir varian delta plus menyebar. Jadi, dia akhirnya mengumumkan perpanjangan,” jelas Denny Darko.
Di sisi lain, Denny lalu meramalkan bahwa kondisi Indonesia akan lebih baik meski PPKM level 4 diperpanjang.
Baca Juga: Resmi Diperpanjang, Ini Pembagian PPKM Level 2,3 dan 4 di Jawa-Bali
Selanjutnya, ia menilai pelonggaran bisa terjadi di beberapa wilayah yang angka penularan covid-19 rendah.
“Meski ada yang ingin pelonggaran, presiden lebih ingin melihat Covid-19 turun. Jadi, PPKM Level 4 tetap berjalan di beberapa daerah,” paparnya.
Sebagai informasi, pemerintah melalui Presiden Joko Widodo memutuskan untuk memperpanjang kembali PPKM Level 4 yang tersebar di beberapa provinsi Indonesia. PPKM akan diperpanjang sampai tanggal 9 Agustus 2021 mendatang.
Berita Terkait
-
Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
-
Reformasi Setengah Hati: Peneliti Soroti Tren Remiliterisasi dari Era SBY hingga Prabowo
-
Sebut JK Idola, Pakar Komunikasi: Gibran Sudah Belajar Banyak, Tak Lagi Terpancing Kritik Pedas
-
Warisan Jokowi Buat RI Kebagian Duit Rp147 Triliun Dalam 3 Bulan
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Waspada Cuaca Ekstrem! Pergerakan Tanah Putus Akses Jalan Antardesa di Sukaresmi Cianjur
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
BRI Bagikan Total Dividen Rp52,1 Triliun, Termasuk Interim Rp137 per Saham
-
Sentil UI dan IPB, Peneliti TII Tegaskan Candaan Seksis di Grup Chat Bisa Dipidana
-
Ketua DPRD Kota Bogor Ikuti KPPD di Akmil Magelang, Siap Wujudkan Swasembada & Kemandirian Daerah