SuaraBogor.id - Baru-baru ini dunia maya dihebohkan dengan aksi nakes suntik vaksin kosong. Aksinya itu kemudian viral di media sosial.
Setelah berhasil diamankan, nakes suntik vaksin kosong kepada pasien itu hanya meminta maaf saja. Dia mengaku teal menyuntikkan vaksin kosong kepada ratusan pasien.
Sebuah video yang memperlihatkan tenaga kesehatan (nakes) yang memberi suntik kosong kepada pasien saat proses vaksin minta maaf sambil menangis, viral di media sosial.
Video nakes vaksin kosong viral menangis minta maaf tersebut tersebar di media sosial, usai dibagikan pengguna Twitter Mei2Namaku, seperti dilihat pada Selasa 10 Agustus 2021.
Menyadur dari Terkini.id -jaringan Suara.com, dalam video tersebut, nampak pelaku berinisial EO itu dihadapkan kepada publik saat konferensi pers di Polres Metro Jakarta Utara.
EO yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka meminta maaf kepada masyarakat sambil menangis.
“Konfres polres metro jak ut Terkait Perawat berinisial EO yang menjadi vaksinator ‘suntik kosong’ kepada warga di Pluit, Jakarta Utara ditetapkan sebagai tersangka. EO pun meminta maaf sambil berurai air mata,” cuit netizen Mei2Namaku.
Dilihat dari video itu, tampak nakes yang memberi suntikan kosong kepada pasien vaksin tersebut memohon maaf kepada keluarga dan orang tua pasien.
“Saya mohon maaf, terlebih kepada keluarga dan orang tua pasien yang telah saya vaksin,” ujar pelaku sambil menangis.
Baca Juga: Tak Bisa Asal Masuk, Pengunjung Mal Kota Kasablanka Wajib Bawa Kartu Vaksin
Ia pun mengaku tak berniat memberi suntik kosong kepada para pasien dan hanya ingin membantu sebagai relawan vaksin.
“Saya mohon maaf sebesar-besarnya. Saya tidak ada niat apapun. Saya hanya ingin membantu sebagai relawan vaksin,” ucap EO.
Selain itu, EO juga mengakui bahwa dirinya telah memberi suntik kosong kepada 599 orang peserta vaksin.
“Hari itu saya (suntik) vaksin 599 orang,” ungkap pelaku.
Nakes vaksin itu pun berjanji akan menghadapi segala proses hukum yang harus dia jalani akibat perbuatannya tersebut.
“Saya akan mengikuti segala proses yang akan saya jalani ke depannya. Saya mohon maaf,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Jakarta Waspada Superflu, Pramono Anung Persilakan Warga Suntik Vaksin Influenza
-
5 Sindiran Politik Tajam Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' yang Viral
-
Prabowo Komentari Podcast di Sosial Media: Banyak Pakar Bicara Asal
-
Waspada Superflu H3N2, Vaksin Influenza Mulai Diburu Masyarakat
-
Tiket Domestik Mahal, Relawan Nakes ke Lokasi Bencana di Sumatra Lewat Malaysia
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Jumat Kelabu di Bogor Selatan, Longsor Bonggol Bambu Timbun 2 Balita
-
Damkar Ciomas Bawa Mobil Tempur Cuma Buat Isi Kolam Renang Bocah yang Nangis Kejer
-
Damkar Bogor Gandeng Media Jadi Jembatan Edukasi Tanggap Bencana dan Bahaya Kebakaran
-
3 Rekomendasi Botol Minum Sepeda Terbaik 2026, Harga Mulai Rp50 Ribuan
-
BRI Salurkan Bonus dan Literasi Keuangan untuk Atlet SEA Games 2025