SuaraBogor.id - Bertepatan dengan Hari UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) Nasional yang jatuh pada Kamis (12/8/2021), Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia atau BRI, Sunarso mengajak pelaku UMKM untuk menjadi lokomotif penggerak di tengah momentum kebangkitan ekonomi nasional.
Sunarso mengungkapkan sinergi dengan UMKM merupakan kunci agar Indonesia dapat segera bangkit. Pandemi Covid-19 telah memberikan tantangan yang berat kepada UMKM.
“Oleh karena itu, mari kita saling berkolaborasi dan bersinergi untuk membuat UMKM Indonesia mampu melampaui berbagai tantangan baik yang disebabkan pandemi, maupun tantangan lainnya. Sehingga UMKM kedepan tidak hanya mampu tumbuh tapi juga semakin tangguh sehingga dapat bertumbuh berkelanjutan,” tutur Sunarso dalam keterangannya di Jakarta pada Sabtu, (14/8/2021).
BRI sendiri telah melakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan UMKM selama pandemi terjadi. Diantaranya yakni melakukan restrukturisasi kredit terdampak covid dengan nilai mencapai Rp175,16 triliun hingga akhir Juni 2021. Selain itu, hingga akhir Juni 2021 BRI juga terus menyalurkan kredit kepada segmen UMKM dengan nominal mencapai Rp749 triliun atau setara dengan 80,62 persen total kredit BRI.
“Porsi kredit UMKM BRI tersebut akan terus ditingkatkan dan BRI menargetkan angka ini akan tembus mencapai 85 persen pada tahun 2025”, ungkapnya.
BRI sebagai bank yang memiliki fokus bisnis di segmen UMKM telah mendukung program-program dalam mengembangkan UMKM. Penyaluran kredit di segmen UMKM BRI telah mencapai sebesar Rp749 triliun atau sebesar 80,62 persen dari total portfolio kredit BRI.
Sunarso menambahkan menghadapi dampak pandemi ini, BRI telah melakukan restrukturisasi kredit UMKM yang akumulasinya telah mencapai 231,5 triliun kepada lebih dari 3 juta nasabah. Sekitar Rp50 triliun diantaranya telah pulih kembali dan yang benar-benar gagal hanya Rp1,6 trilun.
“Terhadap kredit yang gagal tersebut, BRI telah mengelolanya dengan sangat hati-hati dengan memiliki cadangan lebih dari cukup sehingga tidak mengganggu kinerja BRI secara keseluruhan”, tambahnya.
Sunarso juga menjelaskan peran BRI dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penyaluran kredit BRI di sektor pertanian yang telah mencapai sebesar Rp117,5 triliun atau tumbuh 12,8 persen secara tahunan dengan share 12,6 persen terhadap total kredit BRI.
Baca Juga: Bos BRI Ajak Pelaku UMKM Jadi Lokomotif Kebangkitan Ekonomi
“Khusus pembiayaan ekosistem beras dengan Rice Mill Unit telah diberikan kepada 40.798 nasabah dengan total kredit sebesar Rp4,1 triliun. Mari kita bersama-sama menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia yang baik ini, terutama menjaga keberlanjutan UMKM agar semakin Tangguh, memiliki kemampuan untuk naik kelas dan tumbuh secara sehat dan sustainable,” pungkas Sunarso.
Berita Terkait
-
Ekonomi Digital Indonesia Diprediksi Melonjak 3 Kali Lipat
-
Facebook dan Google Dukung UMKM Indonesia Hijrah ke Digital
-
Hari UMKM Nasional, Gojek Ajak Pelaku UMKM Ikut Pelatihan Keterampilan Bisnis
-
Bisnis Legendaris Indonesia Ungkap Rahasia Sukses di ShopeePay Talk Edisi HUT Ke-76 RI
-
Survei: Keterampilan Digital Bantu UMKM Bertahan di Tengah Pandemi
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Hujan Batu di Cigudeg: Protes Penutupan Tambang Oleh Dedi Mulyadi Berujung Kericuhan
-
Cigudeg Mencekam! 'Blunder' Ucapan Camat Picu Hujan Batu, Jalan Nasional Bogor Lumpuh Total
-
Puncak Bhakti Lintas Agama di Bogor: Bukti Nyata Toleransi Bukan Sekadar Wacana
-
Ribuan Warga Blokade Jalan Nasional Bogor-Banten dengan Truk, Protes Keras Kebijakan Dedi Mulyadi
-
Euforia Berujung Petaka: Suporter Jadi Korban Pengeroyokan di Bogor Usai Nobar Persib vs Persija