SuaraBogor.id - Pegiat media sosial Denny Siregar meminta Ganjar Pranowo harus maju, meski Ketua Umum PDIP lebih memilih Puan Maharani untuk maju di Pilpres 2024.
Ungkapan Denny Siregar dilontarkan pada akun Twitter pribadinya. Dalam isi cuitannya juga, Denny menyebut bahwa Ganjar Pranowo setia terhadap PDIP dan Megawati.
“Gua yakin, pak ganjarpranowo itu orang yg sangat setia pada PDI_Perjuangan,” cuit Denny Siregar, menyadur dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Senin (16/8/2021).
Pasalnya, kata Denny, Ganjar sudah bergabung ke PDIP sejak mahasiswa dan dia merupakan loyalis militan Megawati.
Oleh karenanya, menurut Denny, apapun yang disampaikan orang-orang, Ganjar tidak akan mau diadu domba dengan Puan Maharani.
Sebab, lanjut Denny, Ganjar Pranowo sudah menganggap Ketua DPP PDIP itu sebagai adiknya sendiri.
“Dia sdh gabung sejak mahasiswa. Loyalis Megawati militan. Jadi apapun kata orang, dia tidak akan mau diadu-adu denga Puan, yang sudah seperti adeknya sendiri. Cuma, mungkin di partai ada orang-orang yang pengen cari muka,” tuturnya.
Denny Siregar pun lantas memberikan pendapatnya apabila Megawati lebih memilih mencalonkan Puan Maharani dibanding Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
Menurutnya, Ganjar pasti akan menerima keputusan Megawati tersebut lantaran dia sangat menghormati putri Bung Karno itu.
Baca Juga: Mantan Dosen Bongkar Sosok Puan Maharani di Kampus, Sebut Tak Berpeluang Jadi Presiden
Selain itu, Denny juga beranggapan bahwa Ganjar kemungkinan memilih lebih baik mundur dari PDIP dibanding harus berbenturan dengan Puan Maharani.
“Gimana seandainya bu Mega akhirnya calonkan Puan di 2024 ? Pak ganjarpranowo pasti terima. Dia sangat hormat sama bu Mega. Lebih baik mundur daripada harus berbenturan,” ujar Denny.
Jika hal itu terjadi, menurut Denny Siregar nantinya akan ada pihak yang mendatangi Ganjar Pranowo dan meminta Gubernur Jawa Tengah itu untuk tetap maju di Pilpres 2024 dan bertarung dengan putri Megawati, Puan Maharani. Namun, hal itu bukan demi kepentingan Ganjar melainkan untuk rakyat Indonesia.
“Sampai akhirnya ada yang datang dan tepuk pundaknya, ‘Kamu hrs maju. Ini bukan untuk kamu. Tapi untuk Indonesia’,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Hasto: Hidup Butuh Gemblengan Agar Keluar Pamor, Ajak Lestarikan Tosan Aji Teladani Laku Bima
-
Adian Napitupulu Minta PT Antam Gerak Cepat Evakuasi Korban Asap Tambang Pongkor
-
Berani Lawan Arus Sendirian, Mampukah PDIP Jegal Wacana Pilkada via DPRD di Parlemen?
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Mengapa Proyek Monorel Jakarta Gagal Terbangun?
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Mimpi Menikah Habis Lebaran Kandas, Isep Pulang Tak Bernyawa dari 'Lubang Tikus' Pongkor
-
Duka Makin Dalam! Korban Tewas Tragedi Pongkor Bogor Bertambah Jadi 5 Orang, Ini Identitasnya
-
PT Antam Tegaskan Korban Tewas Bukan Karyawan, Melainkan Penambang Tanpa Izin
-
Sempat Simpang Siur, PT Antam Akhirnya Buka Suara Soal 3 Korban Jiwa Warga Sukajaya di Pongkor
-
Parkiran Wahyu Motor Bogor Dilalap Api, 19 Motor Hangus hingga Rugi Ratusan Juta