SuaraBogor.id - Pegiat media sosial Christ Wamea sindir PDIP, atau kader-kader dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan besutan dari Megawati.
Christ Wamea sindir kader PDIP karena rata-rata yang dilontarkan siap memberantas korupsi. Namun, pada kenyataannya tidak seperti itu.
“Rata-rata kader PDIP semua sama,” katanya melalui akun Twitter PutraWadapi menyadur dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Senin (16/8/2021).
“Di depan publik semua berniat berantas korupsi tapi di belakang tetap maling,” sambungnya.
Bersama pernyataannya, Christ Wamea membagikan cuitan lain yang mengunggah video kader PDIP, Juliari Batubara.
Seperti diketahui, Julari adalah mantan Menteri Sosial dari PDIP yang terjerat tindak pidana korupsi bantuan sosial (bansos) pandemi Covid-19.
Adapun dalam video yang diiunggah BossTemlen itu, terdapat tulisan “solusi cegah korupsi ala Juliari”.
Salam video, Juliari mengatakan bahwa pencegahan korupsi itu datang dari kontrol diri sendiri.
Oleh sebab itu, ia tidak menggunakan pendekatan yang terlalu ilmiah dalam mencegah korupsi.
Baca Juga: Survei KedaiKopi: Masyarakat Tidak Puas dengan Kinerja Kejaksaan!
“Ingatin aja, kamu jangan lupa lo, kalau kamu kenapa-kenapa korupsi, kasian anak-istrimu, kasian anak-suamimu. Mereka pasti keluar malu,” kata Juliari.
Apalagi, lanjutnya, anak-anak yang masih kecil bisa menjadi sasaran perundungan di sekolah apabila orang tuanya korupsi.
Juliari mengklaim bahwa pendekatan-pendekatan humanis seperti itulah yang ia gunakan dalam mencegah korupsi.
BossTemlen yang mengunggah video itu pun menyindir bahwa Juliari itu telah mengaplikasikan perkataannya sendiri.
“Ini keren sebenarnya. Teorinya, dia praktekin sendiri!” katanya.
Berita Terkait
-
KPK Buka Suara Soal Tahanan 'Naik-Turun' Status: Ini Alasan Pengalihan Penahanan Eks Menteri Agama
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
KPK Klaim Ada Perkembangan Baik Penanganan Kasus Kuota Haji
-
Terungkap! Ini Alasan KPK Jadikan Yaqut Tahanan Rumah
-
Mahfud MD Sebut KPK Pintar dan Cerdik Alihkan Penahanan Yaqut Jadi Tahanan Rumah
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Polisi Ungkap Kronologi Penemuan Alfin di Cikeas, Ada Kaitan dengan Kasus Penipuan?
-
Balik Mudik Tenang! Pemkab Bogor Fasilitasi 900 Warga Pulang dari Solo-Semarang
-
Kondisi Mengenaskan, Teka-teki Kematian Alfin yang Hilang 2 Pekan di Bogor
-
Arus Puncak Mulai Landai, Kasat Lantas Polres Bogor: Tetap Patuhi Rekayasa Lalin
-
Komitmen BRI untuk Hunian Terjangkau, KPR Subsidi Tembus Rp16,79 Triliun