SuaraBogor.id - Polres Bogor segera berkoordinasi dengan daerah perbatasan untuk mengatasi kepadatan di Jalur Puncak Bogor, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada akhir pekan.
Langkah tersebut dilakukan Polres Bogor karena selama ini Puncak Bogor selalu macet pada akhir pekan.
"Kita akan koordinasi dengan daerah-daerah yang berbatasan. Dari atas 'ngelos' (tanpa penyekatan)," ungkap Kapolres Bogor, AKBP Harun saat dihubungi di Bogor, dilansir dari Antara.
Menurut dia, Polres Bogor bersama Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor telah melakukan penyekatan di Simpang Gadog untuk membatasi kendaraan yang masuk Jalur Puncak dari arah Jakarta.
Namun penyekatan tersebut tidak diimbangi dengan pembatasan kendaraan dari arah Cianjur sehingga terjadi peningkatan volume kendaraan di Jalur Puncak, khususnya pada akhir pekan.
Pada Sabtu-Minggu (15/8) Polres Bogor memberlakukan sistem satu arah (one way) menuju Jakarta sejak siang hingga sore hari untuk mengurai kendaraan.
"Biasanya sampai Naghrib, tapi sore 'one way' sudah selesai. Tidak sepadat kemarin kendaraannya," kata Harun.
Pantauan di lokasi, pada Sabtu-Minggu Jalur Puncak mengalami peningkatan volume kendaraan sekitar 20 hingga 30 persen. Kepadatan terjadi di beberapa titik Kecamatan Megamendung, Bogor.
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Cianjur, 3 Mobil Rusak Parah
Berita Terkait
-
Kamuflase Bus Pekerja: Strategi PT GAN Kelabuhi Bea Cukai demi Keluarkan Barang Tanpa Izin
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Mimpi Besar 'Sang Penghibur' Terkubur Geliat Malam Gang Boker Ciracas
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg Sulit Diberantas? Diduga Ada Cepu Bocorkan Razia Polisi
-
Detik-detik Puting Beliung di Bogor Terbangkan Sayap Pesawat 300 Meter hingga Timpa Rumah Warga
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Klarifikasi PT Antam: Tidak Ada Ledakan dan Korban Jiwa, Operasional Berjalan Normal
-
Viral 700 Orang Terjebak Gas Beracun di Antam Pongkor? Ini Kata Bupati Rudy Susmanto
-
Bukan 700 Nyawa Melayang, Ternyata Ini Arti 'Angka Keramat' yang Bikin Heboh Tambang Antam Bogor
-
Polisi Sebut Ratusan Korban Yang Diduga Terjebak Gas Beracun Bukan Karyawan PT Antam, Terus Siapa?
-
Mencekam! Polisi Gagal Tembus Lokasi Gas Bocor PT Antam? Nasib Ratusan Orang Masih Misteri